Minggu, 03 Januari 2016

Cerita Hantu Pocong di Balik Tirai

Ini kisah nyata yang dialami teman-teman saya, di kota Magelang. Sudah jadi kebiasaan saya & teman-teman kumpul-kumpul di rumah salah seorang teman. Kadang sampai nginep segala. Suatu malam, mereka lagi ngumpul & nginep tapi saya pas nggak ikut. Rumah teman saya itu letaknya nggak jauh dari jalan yg lumayan besar, tapi di depan rumahnya itu tanah lapang dan ada rumpunan pohon bambu di sana.

Rumah teman saya itu dua lantai. Nah, kamar temen saya dan adiknya ada di lantai dua. Di lantai dua itu juga ada ruangan tengah, buat jual minyak pelet dayak dan nonton TV.

Waktu itu sudah sekitar jam 1 pagi dan teman-teman saya mulai pada tidur. Tiga orang tidur di kamar temen saya, dua orang di ruangan tengah di depan TV, satu orang di kamar adik temen saya. Nah, kamar yang sudah diisi tiga temen saya itu dikunci dari dalem, soalnya udah penuh, biar nggak ada yg nyelonong masuk.

Di ruangan tengah lantai dua itu ada jendela kaca yang gede, lengkap dengan kordennya. Sekitar jam satu pagi, mulai ada sesuatu yang aneh.

Salah satu dari dua orang temen saya yg tidur di ruangan tengah itu, tiba-tiba teriak karena ngeliat ada bayangan yang lewat di balik jendela besar itu. Temen saya ini langsung bangunin temen saya satunya, dan bilang "Eh, eh!! Itu apa?!?! Ada yang lewat di luar jendela!!"

Temen saya yg satunya pun bangun dan ngeliat juga itu bayangan. Bayangan itu bolak-balik lewat di balik jendela itu, dan gerakannya cepat. Temen saya yg kebangun itu cuma bilang "Ah, paling itu cuma bayangan pohon bambu", yg dijawab teman saya tadi "Ya nggak mungkin lah, bambunya kan jauh di tengah lapangan sana."

Pas lewat untuk yang ketiga kalinya, tiba-tiba bayangan itu berhenti tepat di bagian jendela yang kordennya terbuka sedikit, dengan posisi ke arah kedua teman saya itu.

Dan tampaklah oleh kedua teman saya itu...sebuah sosok terbungkus kain putih yang terikat di atas kepalanya yang bermuka hitam. Persis seperti foto ilustrasi di bawah ini:




Kedua teman saya langsung berteriak dan lari ke kamar yang berisi tiga orang & dikunci dari dalam itu. Saking takutnya kedua teman saya, entah dapat kekuatan dari mana, pintu kamar yang terkunci itu, sukses jebol didobrak oleh mereka. Yang di dalam kamar itu pun kaget ngeliat mereka berdua yang histeris. Temen saya yang punya rumah pun berusaha menenangkan sambil bilang "Udah, udah, paling cuma bayangan pohon bambu itu... Udah tidur semua di sini."

Akhirnya mereka pun berdesak-desakan dalam satu kamar sampai pagi.

The End
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.