Kamis, 10 Desember 2015

Sosok Hitam Berbulu dan Bertaring

Persekutuan jin dan manusia memang ada, sihir, santet atau guna-guna itu memang nyata, dan ini adalah cara yang digunakan jin agar manusia tergelincir dari jalan yang benar.

Penyebab adanya guna-guna atau santet ini biasanya didasari oleh adanya rasa syirik, benci dll.

Satu contoh kisah nyata yang dialami tante saya, ketika dia baru memulai usaha toko klontongnya.

Awal pembukaan toko sih, pembeli ramai sekali, namun setelah dua bulan tiba-tiba sepi tak satupun pembeli datang.

Tante saya sih tidak punya rasa suudzon atau menuduh bahwa usahanya itu dapat gangguan secara magic dari tetangga sebelahnya. Karena memang, sekitar 3 rumah sebelah kiri ada toko lain yang sudah lama.

Lagian tante saya tidak punya niat untuk saling menjatuhkan atau bersaing secara curang, toh kalau kita lihat di pasar aja pedagang daging, pedagang tempe atau toko kelontong berderet, berdampingan tidak ada masalah.

Sepinya toko klontong tante saya itu terlihat tidak wajar, makanan yang baru dibeli dari pasar baru sekitar jan 11 siang sudah terlihat basi dan apek, terus banyak banget lalat yang berkeliaran padahal tante saya itu selalu menjaga kebersihan di tokonya, juga sering tercium bau aneh yang menusuk hidung.

Bukan itu saja, tak lama tiba-tiba sepupu saya, anak bungsunya si tante jatuh sakit, dia sering muntah darah kalau batuk, dari hidung dan telinga pun terlihat keluar darah. Menurut diagnosa dokter sih sepupu saya itu sakit mantra santet TBC akut. Padahal jelas-jelas dia sehari-harinya anak baik, gak pernah merokok atau pun bekerja di tempat yang penuh debu.

Setelah beberapa waktu mengalami hal aneh tersebut, tiba-tiba datang seorang ibu tua tetangga tante saya, ngobrol lalu bercerita yang sungguh mengejutkan kami, kata si ibu itu dia melihat suami tetangga yang punya toko sebelah menaburkan seperti tanah merah (terlihat sih seperti tanah kuburan) ke atas genting toko tante saya, saat itu kejadianya abis magrib ketika toko tante tutup. Lalu ibu tua itu sempet nanya : " kamu lagi apa? ko genting orang dilempari tanah?", orang tersebut menjawab sambil tertawa: "Hahaha.. biar dia tau rasa, biar dia tau siapa aku, gak ada yang bisa mengalahkan aku .. Hahaha..."

Kejam sekali orang itu.

Terus, satu kejadian lagi yang sangat mengejutkan, ketika saya mau melihat keadaan sepupu, waktu itu pas magrib. Saya kaget, saya melihat satu sosok hitam besar dan berbulu, duduk disamping sepupu saya, melotot, dengan taringnya menyeringai seperti hendak membawa sepupu saya itu. Lalu saya shalat di kamar itu, ngaji dan berdoa sebisa saya. Sampai sosok itu hilang.

Dari kejadian yang aneh ini, akhirnya tante berikhtiar, mencari ulama yang bisa menolong kami. Satu syarat yang diajukan dari ulama ini adalah kita tidak boleh suudzon atau pun mencoba balas dendam, kita serahkan saja semuanya kepada Allah.

Alhamdulillah, akhirnya semua berjalan kembali normal, toko kelontong tante tetap berjalan dan ramai kembali, serta sepupu saya pun telah sehat seperti sedia kala.
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.