Rabu, 30 Desember 2015

Cerita Hantu - ‘Benda’ tu hisap kaki mak


Mak,mak, ‘benda’ tu hisap kaki mak ! Keinginan bersukaria dan menyambung pelajaran adalah impian seorang remaja perempuan ini tetapi nasibnya tidak begitu baik berbanding dengan orang lain.Dia anak kedua daripada 4 beradik.Abang Sulongnya meninggal dunia akibat kemalangan semasa umurnya belasan tahun.Jadi sepatutnya dialah menjadi tempat bergantung harap ibu bapa dan adik beradiknya namun harapan itu masih tinggal harapan; masih belum menjadi kenyataan. Kesihatan Munirah sering terganggu, kerap dia sakit dan hospital itu sudah jadi sebahgian dari rumahnya.Pandangannya menjadi kabur kekadang berbayang-bayang dan sering jatuh dari tangga.Dia secara rutin dibawa oleh ibunya berulang alik untuk mengambil ubat dan mendapatkan rawatan di klinik dan hospital tetapi penyakitnya tidak nampak berkurang.


Doktor pun sudah tak tahu nak bagi ubat jenis apa lagi kerana penyakitnya adalah penyakit misteri.Hanya ubat penenang menjadi makanannya. Munirah boleh nampak hantu,boleh nampak jin,malah boleh nampak hantu yang mengigit dan menghisap darah ibunya.Dia juga boleh nampak toyol yang datang mencuri duit dirumahnya namun tidak berdaya untuk berbuat apa-apa hanya sekadar memberitahu ibunya saja. Oleh kerana ia berlarutan begitu lama , ibu bapanya mengambil keputusan berpindah ke rumah lain.Walaupun sudah berada di rumah yang baru , ‘benda’ yang sama masih ada, masih datang menghisap darah. 

Ibunya telah berjumpa dengan bomoh dan pawang malah ada diantara mereka berkata bahawa boleh melihat berbagai perkara ghaib itu suatu anugerah.Samada ibu bapanya percaya kepada dakwaan Ilmu Pelet Birahi itu tidak dipastikan tetapi mengikut percakapan ibunya seolah-olah mempersetujui dengan apa yang dikatakan. Kini umur Munirah sudah lewat usia 20’an tetapi dia tidak dapat menyambung belajar lagi kerana masaalah yang dihadapi.Lebih menyedihkan lagi , kedua ibu bapanya lebih percayakan kepada bomoh dah pawang dari berubat secara rawatan Islam. Mereka tidak menunjukkan kesungguhan apabila disarankan untuk menggunakan kaedah menepati hukum. 

Jikalau mereka terus berjumpa dengan bomoh dan pawang , keadaan Munirah tidak mungkin akan sembuh.Jika ada kesembuhan pun ianya hanyalah bersifat sementara sahaja.Ibarat basuh berak dengan air kencing , penyakit akibat dari tindakan hantu dan jin diubati pula dengan hantu dan jin.Maka masaalah tidak akan selesai malah berpanjangan dan berlarutan. Apa yang dirisaukan adalah Munirah sendiri,ibunya atau mungkin adik perempuannya terus di’gomoli’ oleh makhluk laknat itu. Hampir keseluruhan badan ibunya penoh dengan kesan lebam-lebam. Adakah mereka merelakan keadaan ini berlaku berterusan?
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Kisah Seram - Di-Follow Hantu


Menjadi Mahasiswa Baru memang tidak gampang. Berkali-kali harus pulang malam dan mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh senior kepada juniornya. Saya tahu bahwa tugas-tugas itu berguna juga untuk kuliah saya ke depannya. Hanya saja kami belum terbiasa dengan suasana kampus di malam hari, maklum belum genap satu semester. Waktu itu pukul 7 malam lewat. Mahasiswa Baru di jurusan Administrasi Niaga FISIP sedang sibuk-sibuknya mengerjakan buku angakatan di belakang gedung M FISIP UI.

Kejadian di tahun 2008 itu mungkin akan teringat selamanya di-ingatanku. Gedung M terletak di di sebelah gedung pasca sarjana FISIP, biasanya gedung ini sering dipakai untuk kuliah mahasiswa yang mengambil program ekstensi dari program D3 untuk mendapatkan gelar S1. Gedung M yang biasanya ramai pada jam malam, kini sepi karena sedang tidak ada kuliah ekstensi Ilmu Pelet Birahi di gedung M. Saat itu kedua temanku sedang asik berjalan sambil mengobrol melewati samping gedung M. Pukul 7 lewat hampir seluruh ruangan kelas di Gedung M sudah digelapkan oleh penjaga gedung jika tidak ada kelas Ekstensi.

Tiba-tiba ketika mereka melihat ke salah satu ruangan gelap yang da di lantai atas. Mereka melihat ada sesosok bayangan hitam makhluk seperti manusia tua. Sialnya, bayangan hitam tersebut keluar dari jendela dan terbang menuju ke arah kedua teman saya hingga mengejarnya. Mereka berdua lari menuju keramaian karena ketakutan. Untungnya ketika mereka bertemu saya dan teman-teman mahasiswa baru lainnya, bayangan itu sudah pergi. Mereka berdua menceritakan apa yang terjadi ketika bertemu, dan aku menyepelekan apa yang mereka rasakan barusan. Setelah beberapa saat, hujan turun.

Namun, ternyata setelah kejadian di gedung M tadi, makhluk tersebut masih mengganggu kami Setelah tugas kami selesai, saya hendak pulang menuju kost-an di Kutek. Sayangnya karena hujan, saya terpaksa menumpang mobil teman saya beserta kedua teman saya yang baru saja menceritakan pengalamannya barusan. Kami berdua berangkat dari parkiran FISIP menuju Kutek. Saya memang beruntung, ketika saya sudah sampai di Kutek dan turun, semuanya damai dan tidak terjadi apa-apa, hanya sedikit kebasahan akibat hujan. Kedua temanku yang mengantar mengambil arah balik melewati kampus FISIP lagi. Saat mereka melewati danau di sebelah Fakultas Ekonomi, tiba-tiba dari sebelah kiri mobil mereka terdapat sesosok perempuan berbaju merah bersinar.

Matanya tertutup rambut panjang dan berjalan ke arah mobil cepat sekali. Mereka berdua panik dan menginjak gas lebih dalam, hingga ketika mereka melewati FISIP teman saya yang mengemudi melihat ke spion tengah. Perempuan berbaju merah itu duduk di kursi belakang mobil mereka. Mereka berdua sangat ketakutan pada saat itu, siapa sangka dari pertemuan mereka di gedung M dengan makhluk yang tidak jelas berbuntut hingga ke dalam mobil. Hingga mereka keluar dari gerbang utama UI, teman saya yang mengemudikan mobil melihat kembali ke spion belakang dan makhluk itu sudah pergi dari mobil mereka. by ManusiaBalon Credit:Sumber
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Selasa, 29 Desember 2015

[Nyata] [Religius] Suara Tangisan di Kamar Mandi

Nama saya rizaldy. saya ingin menceritakan kisah saya.

awalnya begini, saya tinggal di daerah pemandian kolam renang dan saat itu saya sedang mengerjakan tugas sekolah. seperti biasa kami mengerjakan tugas dengan santai sampai selesai hingga akhirnya teman saya bernyanyi menggunakan gitar dan dia pun bernyanyi sampe puas. saat itu saya sedang main game.

sekitar sejam lebih saya mendengar suara tangisan seorang wanita di kamar mandi. Lalu saya pun memberi tau teman saya dan mereka mendengar juga. saya pun bingung padahal saat itu tidak ada siapa-siapa. saya sudah tinggal didaerah itu memang lama tapi saya belum pernah seperti ini. lanjut ke cerita, setelah kami mendengar suara itu semakin nyaring, tidak ada dari kami merasa ketakutan malah ingin melihat apa itu. tapi aku berkata "jangan dilihat, maklum tempat ini memang angker" ujar saya, dan saat teman saya berhenti bernyanyi justru suara itu hilang lalu kami pun bersiap untuk pulang. saat pulang kami ke kamar mandi itu tapi tidak ada apa-apa. maka teman-teman saya pun pulang dan saya pun pulang juga.

Apapun itu sebenarnya dia hanya iseng. sebagai umat manusia kita harus ingat pada Allah swt. bacalah doa dan rajin sholat akan menjauhkan kita dari hal tersebut.

maaf jika cerita saya agak pendek dan singkat .Terima kasih

--------------------------------------------------
Kiriman : Muhammad Rixaldy <mrixaldy@gmail.com> ,  29 Des 2015 01:27

Ayok kirimkan pengalaman mistis belajar ilmu pelet download kamu ke copykuabc@Gmail.com agar dapat dibaca ribuan pembaca setiap harinya! ingin menginspirasi pembaca? bisa juga! sisipkan pesan moral di ceritamu!
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

[Nyata] Hantu di Kamar Kost

namaku Rika dari Pangkalpinang Bangka, ini kisah nyata dan pengalaman pribadi aku..

waktu itu pertengahan bulan ditahun 2002 aku dan temanku jalan-jalan ke Jakarta, karena ga enak dirumah sodara kita sepakat ngekost, ya dengan bantuan cara belajar ilmu pelet sodara akhirnya kita ngekost didaerah Teluk Gong yang waktu itu harga perkamarnya kira-kira 250rb. cuma ngekos 1 bulan aja karena niatnya jalan-jalan.

Hari pertama dan kedua biasa aja sepi, saking sepinya kita beli tv lumayan buat hiburan daripada bengong, malam itu saking asik nonton ga terasa udah jam 23.15wib. kita masih nonton, dan aku sendiri iseng maenin hp buka kamera alhasil aku jepret semua yang ada dikamar kostku, tiba saatnya aku fotoin temen yg lagi asik tiduran sambil nonton, aku kaget lihat hasil fotoku dibelakang temanku yang lagi tiduran tadi ada sesosok lagi duduk seperti memeluk lutut rambutnya panjang menutup mukanya berbaju putih yang ikutan nonton, dengan perlahan kukasih teman lihat hasil fotoku, temanku pun sontak kaget dan takut.

lalu kita menyalakan lampu yang kebetulan emang lampu kamar sengaja kita matikan kalo malam. kita sampai ketakutan langsung tidur. Keesokan harinya didepan kamar kost tercium wangi parfum dan tidak lama itu tercium aroma mie instan padahal dikost itu smua org pada kerja, hanya aku dan temanku saja yang dikost itu. Sejak hari itu kita pun keluar dari kost-kostan itu. alhasil ga sampe sebulan cuma 1 mingguan kita kabur, karena udah merasa aneh" saja sejak ada penampakan dikamera hpku

foto hantu itu kusimpan lama sampai disuruh orang pinter dihapus saja jangan disimpan foto yang begitu.bisa mengundang katanya. ga ngerti maksudnya apa.

semenjak itu ga tau kabarnya tu kost-kostan gimana. yang nempatinya ngalami yg aneh-aneh kayak kita atau tidak.

---------------------------------------------------
Kiriman : Rika Chin (rikachin.rc@gmail.com), 27 Des 2015 00:04.

Ayok kirimnkan cerita atau pengalaman mistis kalian ke copykuabc@gmail.com agar dapat dibaca ribuan pembaca setiap harinya!
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Jumat, 25 Desember 2015

Misteri Kehidupan Peri (Siluman)

 

Peri seringkali digambarkan makhluk kecil yang menyerupai manusia yang hidup di alam yang penuh keindahan dan warna-warni. Peri selalu muncul dalam legenda dan cerita rakyat di seluruh dunia. Beberapa orang beranggapan peri digambarkan sebagai dewa dan dewi di alam gaib dan ada kecenderungan berbuat jahat dan baik, sehingga kehidupan para peri sering dikaitkan dengan ilmu sihir. Mungkin bagi sebagian orang menggambarkan peri itu wanita cantik bersifat baik anggun, dan ramah, jangan salah peri itu punya sifat pendendam bahkan peri itu bisa dikatakan sebagai perwujudan makhluk gaib atau siluman.

Tergantung pada daerah, peri (siluman jual minyak pelet) dikatakan hidup berkelompok di dalam hutan, kerajaan bawah tanah, atau menghuni danau, bukit, atau batu bahkan rawa. sering berwujud dengan centaur (manusia bertubuh kuda), elf (wanita berjubah ksatria yang hidup dipedalamah hutan), raksasa, dan hewan lainnya.

Peri datang dalam berbagai ras dan suku, dan juga dikatakan bervariasi dalam ukuran dan bentuk, meskipun sebagian digambarkan berukuran badan kecil dan terkadang berukuran besar menyerupai manusia atau bahkan lebih besar jika sesuai kemauan mereka.

Jauh di abad masa lalu, manusia jauh lebih canggih tentang apa yang nyata dan apa yang tidak, karena sebagian besar dunia masih belum diselidiki dan diselimuti misteri. Bagi mereka makhluk menakjubkan dari seluruh dunia seperti melihat pertama kalinya, naga, putri duyung dan peri tampaknya tidak terlalu mengada-ada.

Di dunia modern saat ini peri sering dikaitkan dengan dongeng anak-anak. Banyak orang dewasa juga percaya adanya peri. Pada awalnya peri sering digambarkan sebagai makhluk gaib bertubuh mungil yang bersifat jahat, namun ada juga peri yang memiliki sifat baik hati. Orang banyak yang membawa sesajian atau sesembahan ke dalam hutan tempat bersemayamnya para peri. Seperti membawa roti, tembakau, dan buah-buhan lainnya untuk dipersembahkan kepada peri. Tujuan sesembahan itu semata-mata ,untuk memohon perlindungan dari celaka dan bencana. Di sisi lain bagi mereka yang tidak memberi sesembahan akan terkena murka dari sang peri dan terkena bencana.



salah satu foto Frances Griffiths dan sekelompok peri yang sedang menari, ketika ia dan sepupunya, Elsie Wright, Banyak orang, termasuk penulis Sir Arthur Conan Doyle, percaya bahwa foto-foto itu asli.


Sir Arthur Conan Doyle seorang penulis dan pencipta tokoh Sherlock Holmes mengatakan bahwa peri itu sebenarnya nyata. Bahkan ia sempat menulis buku yang berjudul "The Coming of the Fairies," dimana ia menceritakan dan membahas peri dan keyakinan bahwa keberadaan peri itu telah terbukti. Seperti kisah dua sepupu remaja Frances Griffiths dan Elsie Wright, ketika asyik bermain dengan peri di sebuah pedesaan di Inggris di dekat Cottingley. Mereka bersikeras mengatakan bahwa peri itu nyata, bahkan mereka memberikan bukti berupa lima foto yang menunjukkan sekelompok peri kecil sedang asyik bermain.

Sumbe : Viva Forum
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Sabtu, 19 Desember 2015

[Nyata] Rumah Sakit Angker - Part 2

Ini cerita dari saya pribadi (Mahesa), saya hanya ingin berbagi pengalaman buat teman-teman semuanya,,

Entah kenapa setiap kerja lembur saya sering di ganggu makhluk halus, apakah saya menganggu mereka..??? Padahal setiap mau memulai aktifitas atau kerja, saya tidak pernah lupa baca BISMILLAH & DO'A.. Kali ini saya ingin bercerita soal Rumah Sakit yang sama,di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Hari itu kebetulan hari senin… Saat itu Rumah Sakit yang baru di bangun itu sudah hampir selesai, hanya tinggal finising/perapian saja. Pekerjaan saya sebagai tukang pasang AC pun juga sudah selesai. Hari itu kebetulan memasuki tahap pengetesan AC, dari ratusan AC yang saya pasang ternyata ada satu unit yg bermasalah. Titik permasalahannya ada pada pipa AC yang mampet. Karena AC yang saya pasang ada yang bermasalah, saya putuskan untuk kerja lembur bersama seorang teman saya.

Saat itu pukul 22:00, para pekerja yang lain sudah pulang semua. Tinggal saya, teman saya, dan beberapa orang staf kantor. Waktu itu saya bekerja di lantai 3, para staf kantor pun turun ke gudang. Di lantai 3 hanya ada saya dan teman saya, karena kerusakan ada di pipa AC, saya pun harus naik ke atas plafoun. Keadaan di atas plafoun sangat gelap, mungkin teman-teman sudah tau dan pernah merasakan bagaimana keadaan di atas plafoun, khususnya bagi yang cowok. Di atas plafoun untuk penerangan saya hanya bawa lampu senter. Seperti biasanya teman saya nungguin di bawah. Saat asyik bekerja, tau-tau jam sudah menunjukkan pukul 23:50 dan saya masih terus bekerja sendirian di atas plafoun. Tiba-tiba tercium bau bangkai, seperti bau mayat. “Padahal ini RUMAH SAKIT baru dan letak kamar mayat yang lama juga jauh, tapi kok ada bau bangkai,,???” Tanya saya dalam hati. “Cueekkk ajalah yang penting saya gak ganggu mereka (makhluk halus)” batin saya,,

Tapi kok lama kelamaan semakin kuat dan semakin menyengat bau itu, saya jadi semakin takut, apalagi teringat kejadian yang sudah-sudah. Saya berniat untuk turun karena takut, saat berbalik badan saya melihat teman saya juga naik ke atas plafoun. Perasaan takut saya seketika langsung hilang saat melihat teman saya itu. “Waahhh,,,ikut naik kamu yan, pasti di bawah kamu kesepian ya,,???” Tanya saya. Yang aneh saat saya tanya dia hanya diam saja. Sayapun langsung melanjutkan kerja saya. Saya ajak ngobrol teman saya tapi dia hanya diaaammm saja, karena dia hanya diam saya sedikit emosi saat itu. Dia saya bentak, “kamu sariawan minyak pelet birahi yaaa,,,??? Di ajak ngomong diam aja” bentak saya sambil mengarahkan lampu senter ke wajahnya. Teman saya hanya diam sambil melotot melihat saya dengan muka pucaaattt sekali.

"Coba teman-teman bayangin, bagaimana perasaan kalian kalau di tempat yang gelap, terus di plototin dengan muka yang sangat-sangat pucat seperti mayat",

Sa'at melihat wajah teman saya itu, saya rada kaget. “kenapa mukanya pucet banget yaaa,,???” Batin saya. Karena dari tadi dia cuma diam saat diajak ngobrol, saya langsung lanjut kerja lagi, tiba-tiba tercium bau bangkai lagi dan baunya sangat menyengat. hampir muntah saya di buatnya. Saat saya berbalik badan, dan ingin tanya sama teman saya, tau-tau dia sudah nggak ada di belakang saya. Saya langsung bergegas turun, Saat sudah berada di tangga dan tinggal kepala saya aja yang masih di plafoun, tiba-tiba muncul makhluk dengan wajah melepuh dan busuk di depan saya. tepat di depan saya, baunya sanggaaaatttt busuk.

"Coba bayangin,bagaimana perasaan kalian,,???"

Saya langsung turun dari tangga secepat mungkin, saat sudah menginjak lantai saya lihat teman saya nggak ada. Saya langsung lari sekuat tenaga, tanpa di sengaja saya ketemu security. “Kenapa lari mas,,???” Tanya scurity, “Panjang ceritanya mas,,!!!” Jawab saya. Terus saya bercerita sama security itu. Saat sedang bercerita, tiba-tiba teman saya datang, langsung saya tanya “Kamu darimana,pergi gk pamit,,???” Tanya saya. “Bosen nungguin di bawah, saya keluar daahh sekalian cari kopi..!!!” Jawab teman saya.

Ternyata teman saya semenjak saya di atas plafoun dia pergi keluar. Dan ternyata yang menemani saya di atas plafoun itu memang hantu. Masih untung gak terjadi apa-apa sama saya.. Itu cerita saya,,terima kasih sudah membaca.. MAHESA. Kiriman : Mahesa (mahezza98@gmail.com) , 19 Desember 2015, 21:36 waktu setempat. Ayok kirimkan ceritamu ke copykuabc@gmail.com dan bagikan ceritamu ke ribuan pembaca setiap harinya!
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Kamis, 17 Desember 2015

Cerita Hantu di Pantry Kantor

jadi hari itu ane shift malem, sekitar jam 6 sore ane ke pantry mau cuci tangan. waktu itu di pantry belom ada tv-nya gan. nah pas ane ke pantry ada satu cewe duduk sambil maen hape. karena gak begitu kenal ane diem aja. gak ane tegur. abis ane kelar cuci tangan ane balik ke ruangan ane.
sekitar jam 8an malem kawan ane dateng bilang, itu cewe yang di pantry masi di pantry aja dari jam 6. rupanya kawan ane ke pantry ketemu dia juga. ane bilang iya tuh. dari tadi disitu aja. sekarang lagi ngapain tuh dia? kata kawan ane gak ngapa2in. cuma duduk diem sambil nunduk aja.

singkat cerita jam 9an malem heboh. katanya ada yang kerasukan. nah korban kerasukannya udah dibawa ke ruang meeting, lagi dibaca2in minyak pelet dayak gitu. nah ane samperin ceritanya mau tau, siapa yang kerasukan. ternyata cewe yang di pantry tadi.

berhubung ane takut sama orang kerasukan ane balik keruangan. nah sampe akhirnya kawan ane ada yang balik dari ruang meeting. doi abis bantuin. ternyata ceritanya, si cewe itu tingal nunggu pulang kerja. sambil nunggu waktu pulang dia ke pantry sms-an. pas jam 7an mau pulang dia liat ada pocong di ujung deket dispenser. nah karena takut jadinya gak bisa gerak gak bisa ngomong/tereak. nah makin lama pocongnya deketin dia dan bediri disampingnya. sampe akhirnya gak tau gimana doi kerasukan lah.

nah kelar temen ane cerita, jam 11an kurang ane ke wc kan..iseng cek pantry mau liat TKP, gak brasa ada apa-apa. cuma ane kaget di atas meja makan ada ketring. pas ane cek, masi utuh lauknya. karena laper ane bawa aja keruangan. ane sikat deh

ternyataaaaaaaaaaaaaa beberapa hari kemudian, ane denger2 cerita lagi waktu kmaren yg itu cewe kerasukan, kata skuriti yang bisa liat gitu disuruh taro ketring buat sesajen di pantry. nah itu yg ane gak tau. pas ane liat tuh ketring ane sikat.

untung aje ane gak kenapa-kenapa nih..haha
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Cerita Setan di Tikungan Jalan

Bali - 2008

Dateng lagi cerita dari gua, yang sebenernya bukan pengalaman baru sih, kejadian ini udah cukup lama gua alami. Tapi, tak apa lah, gua share juga disini.

Cerita ini terjadi waktu gua masih duduk di kelas 2 SMA. Pasti pada tau kan kebiasaan anak SMA itu mesti suka ngumpul-ngumpul bareng temen kalo malem hari. Sama aja seperti gua yang demen ngumpul malem hari, cuma bedanya disini, tempat belajar ilmu pelet paling ampuh ngumpul temen-temen SMA gua itu di tempat gua kerja. Yaa, gua emang harus bekerja buat nambah-nambah duit jajan gua disekolah.

Waktu SMA dulu, gua kerja di sebuah warnet yang berjarak 15 menit dari rumah gua. Gua kerja dari jam 5 sore ampe jam 2 malem, kadang kalo libur gua lebih suka pulang pagi.

Hari itu seperti biasa gua siap-siap berangkat ke tempat kerja gua karena gua liat cuaca semakin gelap karena mendung dan memang lagi musim penghujan. Gua persiapkan semua peralatan yang harus gua bawa, jas hujan, tas, dan juga buku-buku pelajaran gua, karena saat itu gua lagi banyak tugas.

Awalnya ga ada hal-hal ane yang gua rasain, karena hari itu berjalan seperti biasa. Dan sewaktu gua sampai di tempat kerja gua, hujan gerimis sudah mulai turun. Gua termasuk beruntung karena setelah sampai di tempat kerja, hujuan yang gerimis mulai menderas.

Gua mulai bekerja, dan menjalani rutinitas di tempat kerja seperti biasa. Hingga waktu menunjukkan pukul 01.00 Pagi. Gua mulai bergegas untuk cek stok dan rekap billing karena bentar lagi jam kerja gua bakal abis. Saat gua lagi cek stok, ujan turun amat deres, dan gua ga mungkin menerobos, karena walaupun gua pake mantel, gua bakal tetep kebasahan karena hujannya deres bener.

Namun, waktu selesai dan bertukar shift jaga, hujan tiba-tiba berenti, dan gua berfikir, itulah kesempatan gua untuk pulang. Tanpa fikir panjang, gua langsung persiapkan kendaraan untuk pulang. Dan karena tempat kerja gua ga terlalu jauh dari rumah ,gua emang sering banget ga pake helm ke tempat kerja.

Tepat pukul 02.00 pagi gua mulai menjalankan kendaraan gua. Dengan hati-hati gua melajukan kendaraan gua, karena jalan yang cukup banjir saat itu. Sepanjang jalan, gua baru tersadar, sewaktu itu jalanan sepi banget, ga ada satupun motor yang lewat. Hinggu tepat di tikungan pertama gua ngalamin kejadian ini.

Tikungan yang terletak di belakang kamar mayat rumah sakit tempat gua itu, sebenernya memang menjadi tempat yang punya sejarah panjang, karena saat tragedi bomb bali 1 terjadi, banyak mayat yang di letakkan di lapangan tepat di sebelah tikungan jalan tersebut.
Ga pernah sedikitpun terlintas di fikiran gua bakal ngalamin kejadian ini. Dimana saat gua semakin dekat dengan tikungan tersebut, jauh di sudut pandang mata gua terlihat sebuah atau mungkin sesosok benda putih yang setinggi orang dewasa berdiri tepat di sudut tikungan itu. Perlahan namun pasti gua mendekati tikungan itu, dan akhirnya tampak jelas di mata gua sesosok pocongk sedang berdiri di tikungan itu, wajahnya yang hitam legam menatap kearah gua, gua sempet shock, dan hampir saja kehilangan kendali. Namun, dengan sekejap kerlipan mata, pocongk itu tiba-tiba menghilang dan tak ada lagi di tempatnya.

Gua kemudian tancap gas dan cepet-cepet pengen pulang kerumah. Dengan badan yang gemetaran gua tetep menyeimbangkan kendaraan hingga akhirnya pintu rumah gua pun terlihat. Dengan sangat cepat gua parkir kendaraan gua dan gua segera bersihin badan gua, untuk segera kembali ke tempat tidur.

Keesokan harinya, tanpa jelas siapa yang memulai pembicaraan gua bercerita ke temen-temen gua bahwa semalem gua melihat seosok pocongk di tikungan depan, dan dengan tidak terduga-duga temen gua yang tinggal disekitaran sana, mengatakan hal yang sama. Bahwa mereka juga sering melihat keberadaan pocongk tersebut.

Tanpa ambil pusing, gua coba untuk tidak mengingat kejadian yang pernah gua alami tersebut, karena gua ga mau kejadian itu menjadi sebuah trauma dalam diri gua.

Sekian Cerita gua kali ini.

Salam
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Cerita Seram Hantu Kerdil yang Jahil

Bali-2012

Kejadian ini gua alami waktu adek gua mengalami kecelakaan motor sewaktu dia mau berangkat training.
Waktu itu gua yang baru pulang kerumah, dapet kabar dari nyokap gua kalo adek gua mengalami kecelakaan dan motor yang dikendarainya rusak parah.
Gua dan keluarga gua langsung berinisiatif untuk ngambil tuh motor yang masih terbengkalai dijalan untuk gua bawa pulang supaya bisa di perbaiki.
Lokasi kampung gua yang berjarak 1 jam dengan kendaraan, dan kondisi motor yang rusak berat, mengharuskan gua dan keluarga gua menggunakan mobil dengan kap terbuka untuk mengangkut motor itu kerumah gua.Setelah gua dan keluarga melakukan perundingan, akhirnya kakak gua memutuskan untuk menggunakan mobil kantor untuk mengangkut motor itu kerumah gua.

Waktu yang sudah menunjukkan pukup 10.30 malam memaksa kami harus bergegas menyelesaikan perkerjaan ini, karena keesokan harinya banyak dari kami yang harus bekerja. Gua, Nyokap, 2 kakak gua dan Ipar gua segera meluncur ke kantor kakak gua untuk mengambil mobil yang bakal gua gunakan untuk mengangkut motor adik gua.

Nah, kejadian ini terjadi tepat di garasi mobil kantor kakak gua. Gua emang udah sering banget ngedenger dari kakak gua, bahwa penunggu kantor kakak gua rada usil. Namun, itu sebatas cerita kakak gua, dan belum pernah gua alami. Dengan sedikit rasa penasaran gua masuk ke dalam garasi mobil itu.

Saat gua masuk, tidak terlalu terasa hawa yang berasal dari dimensi lain yang gua rasakan, mungkin karena cara belajar ilmu supranatural kondisi saat itu gua bersama 2 kakak gua berada digarasi itu. Tanpa berfikir lebih jauh, gua segera membuka pintu garasi agar mobil bisa keluar. Setelah mobil itu keluar, gua yang diminta kakak gua masuk kedalam garasi itu dengan tujuan menutup pintu, karena harus ditutup dari dalam.

Saat gua masuk kedalam garasi tersebut, barulah gua mengalami apa yang selama ini kakak gua ceritakan. Di sudut kanan garasi tersebut terlihat sepintas seorang anak kecil yang sedang menatap kearah gua. Dengan matanya yang merah menyala, ia menatap penuh amarah kearah gua. Belum saja pandangan gua jelas dengan keberadaan makhluk itu, mata gua kemudian mengarah kesisi kiri garasi itu, dan pemandangan lain gua rasakah. Sesosok makhluk tinggi besar terlihat diantara pepohonan yang membuat tubuhnya tersamar oleh daun-daun dari pohon tersebut.

Namun, gua kemudian segera mengalihkan pandangan, karena teringat akan keberadaan makhluk kerdil yang sedari tadi memandangi gua dengan penuh rasa marah. Belum lama gua memalingkan pandangan, si makhluk kerdil tersebut, berdiri tepat didepan gua. Tubuhnya yang setinggi lutut orang dewasa, matanya yang merah dan wajahnya yang menyeramkan membuat gua tersentak dengan keberadaannya dihadapan gua. Wajahnya yang mencerminkan kemarahan membuat gua merasa tidak nyaman. Hingga akhrinya gua sedikit menunduk dah berkata padanya. "Jika kamu masih mau disini, silahkan tinggalkan saya sendiri. Jika tidak, maka saya tidak akan melepaskan kamu!"
Terlepas dari perkataan gua tersebut, gua melihat reaksi yang tidak baik dari dia. Namun entah apa yang terjadi, makhluk tersebut akhirnya pergi kearah belakang garasi dan menghilang ditengah kegelapan. Akhirnya gua keluar dari garasi tersebut dan melanjutkan perjalanan gua untuk mengambil motor adek gua.
Sekian cerita gua kali ini
Salam
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

[Nyata] Maghrib Jurig

Sore itu cuaca mendung. Langit jingga yang biasanya ada, berubah menghitam.
Ini tidak seperti hari hari biasanya.
Angin berhembus kencang seakan pohon pohon disekitarnya hampir tumbang.

Biasanya jam segini anak anak dikomplek rumahku belajar ilmu paranormal berlarian pulang setelah menghabiskan waktu senjanya bermain bola atau sekedar petak umpet. Mungkin mereka kedinginan pikirku.

"Ta.. Sinta.. Ayo siap-siap shalat magrib!",  kata ibuku memecah lamunanku.
"iya, Mah." aku segera ke kamar mandi untuk pipis dan mengambil air wudhu.

"Mah, aku ndak jadi shalat. Haid, Mah.",  teriakku dari dalam kamar mandi.

Setelah mencari dikamarku, akhirnya aku menyadari aku hanya memiliki 1 pembalut dan tidak punya stok pembalut untuk esok harinya.
Aku putuskan untuk melaju motorku ke warung untuk membeli pembalut.
Dilema sih.
Untuk jalan naik motor ke warung terdekat dari rumahku itu butuh waktu 20menitan melewati hutan dan sebuah danau yang terkenal angker. Maklum, rumahku di pelosok Kalimantan Timur, belom sepadat dan seramai dikata kota besar.
Belom lagi suasana magrib itu.

Ah sudahlah. Selama ini belom pernh ada kejadian aneh aku lewat situ. Barang kali cuma kata kata orang saja.
Aku mencoba meyakinkan diriku.
Akhirnya aku pergi setelah pamit ke mamaku.

Berangkat nya sih santai. Tidak terjadi apa apa.
Sejuk malah. Angin nya berhembus. Dingin. Mendung. Cocok untuk bersantai.

Nah, ketika pulang dari warung, aku liat ada sesosok orang di danau. Sendirian. Apa mungkin tersesat yah pikirku.
Aku hampiri dengan motorku. Mungkin dia butuh tumpangan. Jelas sekali tidak ada kendaraan umum jam segitu.

Ternyata.. Setelah berjarak 100meter. Berubahlah sosok itu menjadi pocong. Menatapku dan tertawa terbahak bahak.
Segera ku pacu motorku sekencang mungkin agar cepat sampai dirumah.

Ah seram sekali. Pucat.

Kata mamaku, hal itu biasa terjadi. Makhluk halus senang dengan bau darah haid. Suka usil.
Mungkin hari itu aku juga yang salah karena tergesa gesa pergi magrib magrib.

Semoga cerita nyata ini bisa menjadi pelajaran untuk tidak berkeliaran di waktu magrib terutama saat haid.

----------------------------------------------
Kiriman : Lasita Taraditya (lasita.taraditya@gmail.com) . 15 Desember 2015, 15:42 waktu setempat.
ayok kirimkan ceritamu ke copykuabc@gmail.com untuk berbagi ceritamu dengan ribuan pengunjung lainnya
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Rabu, 16 Desember 2015

Hantu Anjing Ngesot

Kalo "suster ngesot", udah gak asing lagi didengar sama telinga kita, apa ada hubungannya dengan "anjing ngesot "?
Begini ceritanya;
Dulu ketika masih ada mendiang kakek, saya sangat senang sekali kalo diajak berlibur dan menginap di sana, cz selain tempatnya yang menyenangkan, di sini juga banyak kisah-kisah misteri yang sering membuat saya penasaran.

Menurut cerita, kakek adalah salah tokoh masyarakat yang disegani karena mempunyai kemampuan spritual yang lumayan sehingga banyak orang datang untuk meminta bantuan.
Ibadahnya pun kuat sekali, tak henti-hentinya beliau mnenyampaikan bahwa kemampuan yang dimilikinya adalah dari Allah, dan yang menyembuhkan semua penyakit adalah Allah.
Suatu saat, saya menginap di rumah beliau..

Dari semenjak datang saya sudah merasakan hal yang kurang wajar, dari raut wajah kakek menandakan beliau lagi gusar, entah apa yang ada dalam pikirannya.
saya pun hanya ditemani nenek ngobrol. Setelah adzan magrib di sinilah ketegangan mulai terjadi, kakek masih belum juga keluar dari tempat shalatnya, masih terdengar suara kakek berdzikir dan sepertinya akan dilanjutkan menunggu shalat isya.

Saya pun semakin penasaran, kenapa kakek begitu, biasanya beliau senang kalau saya datang dan langsung ngajak ngobrol ilmu pelet jarak jauh ngalor-ngidul. Selepas isya, kakek masih di dalam ruangan shalat tadi, nenek pun tidak terlihat keluar dari kamarnya.

Saya hanya terduduk sendiri di ruang tamu yang terasa begitu mencekam.
Untuk membuang rasa penasaran dan rasa takut yang dari tadi semakin menjadi, saya mencoba menonton tv saja, masih di ruang tamu sendirian.
Tiba-tiba tepat jam 00:00, terdengar bunyi "gdubrraakk" sangat keras sekali, seperti benda besar jatuh pas di atas atap rumah.

Saya kaget bukan maen, saya kira itu bom atau semacam benda luar angkasa (meteor) yang jatoh, tapi kok gak ada dampak kerusakan yang terlihat, seperti api atau asap. Plafon masih utuh, tanpa ada setitik debu pun yang jatoh ke lantai.
Masih berfikir apa yang terjadi, dan sempat saya mau melihat keluar, tiba-tiba lagi dan sangat mengejutkan sekali terdengar suara lologan anjing, lolongan panjang seperti suara serigala di film-film horor.. merinding banget dengernya gan..

Saya langsung bergegas membuka pintu depan... Astagfirullah.. anjing itu tepat di depan pintu..
Anjing besar berwarna hitam legam dengan moncong yg panjang menghadap ke atas terus-terusan melolong..
Saya ambil sapu... lalu mengusirnya..

aneh sekali, anjing itu berjalan tidak menggunakan ke empat kakinya, dua kaki depannya menyeret dua kaki belakangnya yg melipat, seperti mengesot dan tak henti-hentinya terus melolong...
Tapi saya yakin anjing tersebut tidak cacat atau sakit .. sehingga jalannya seperti itu.
Saya perhatikan terus anjing itu, sampai jauh pun dia terus ngesot dan melolong. Serem banget...
anjing apaan kaya gitu ya?

Tidak lama, kakek dan nenek keluar menyuruh aku masuk, dan menutup pintu.
Kakek pun cerita bahwa saat ini beliau sedang menolong orang yang dapat "kiriman". Mungkin orang yang ngirim tidak senang dan menyerang ke rumah kakek. dan anjing itu mungkin anjing jadi-jadian..
Jadi aku disuruh waspada juga, cz ini masih tengah malam , kemungkinan nanti menjelang subuh akan ada yang datang lagi, kata kakek "
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Komplek Perumahan Angker

Pas malam tahun baru (2010-2011) ane sama temen2 ane bikin acara bbq di rumah ane.. btw,, rumah ane di salah satu perkomplekan di bandung yang dulunya bekas seperti danau (balong besar), kebetulan ane ternak kucing, pas ada yang mau beli kucing (mr.a), mr.a ini punya ilmu, dan ngasih tau bahwa komplek ini angker, dari begitu masuk komplek sudah terasa kuat sekali aura negatif nya
lanjut ke cerita gan

nah pas udah beli bahan bahan dan lain lain,, mulai lah acara bbq an itu pukul 7 malam.. yang ikut itu ber 4,, ane, adik ane, temen ane (vicky) sama temen ane (marcel)..

Kejadian 1 :

pas mau siapin tungku buat bbq, c vicky masuk ke taman belakang lewat garasi (kebetulan nyambung, ada pintunya). vicky ini orangnya sompral, gak bisa jaga omongan ilmu pelet tanpa puasa.. nah pas dia masuk ke taman belakan, begitu dia buka pintu *CILUK BAAAA* muncul sosok cewe di depan muka nya.. sontak vicky ngacir nemuin ane

Kejadian ke 2:

bbq an pun selesai,, marcel yang ga bs ngindep d rumah ane dya ijin pulang sama kita2.. begitu sampe portal, gak ada yang jaga,, dia balik lagi ke rumah minjem kunci portal sama ane.. pas mau buka portal,, eh si doi di samperin cewe pake baju merah, rok merah, dan payung merah (konon penunggu portal) dan dia nyapa, (sebut saja Mrs. ancol)
mrs ancol : mas, tumben pulang malem, biasanya pulangnya siang ni
marcel : iah mba, ada acara bbq an d rumah temen..
mrs ancol : (cuma senyum sambil ngeliatin)
pas c marcel pergi pake motor nya, doi liat spion nya, Mrs. ancol udah gak ada

Kejadian ke 3 :

karna c vicky gak bisa tidur, dia ngerokok di taman belakang sambil liatin kucing2 ane.. begitu beres ngerokok dia masuk ke dalem, kunci pintu, dan di kaca yang menuju taman belakang, cewe yang tadi di pintu garasi nampakin diri lagi, tapi wujudnya beda, dengan baju serba putih dan rambut yang panjang

doi masuk kamar ane, ane udah setengah sadar (5 watt kurang).. c vicky bangunin ane, ngasih tau kl tadi liat yang gituan.. karna dia takut, jadi terpaksa ane nemenin deh.. ane nurunin kasur xtra bed buat c vicky, dan lampu kamar di matiin.. kita ngobrol ngobrol ampe jam 5 (ga kerasa), trus c vicky yang tidur deket septic tank (ada jendela) ngedenger kaya ada suara geraman gitu, sontak dia buka kaca dan bilang, punten punten teu ngaganggu abdi mah ( maaf, ga ganggu ).. nah dari situ c vicky ngeliat ane lagi duduk di kasur sambil senyum ke arah dia, padahal ane lagi posisi tiduran
sesudah itu kasur ane ma c vicky di goncang goncang ma tu MG..

alhasil karna ketakutan, kita pindah ke kamar ane,, sampe jam 7 baru bisa tidur (coz ketakutan)
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Kosan Seram

Gw ceritain dah kejadian barusan ketemen gw, dan temen gw pun balik cerita soal pengalamannya. Waktu itu dia ada dikosan seharian, pas agak sorean dia nongkrong sendirian dibalkon. Emang udah kebiasaan anak-anak kosan pada nongkrong sore-sore dibalkon mantauin perawan tetangga yang lewat :. Ga lama kemudian dia ngeliat ibu kos lagi bengong dibelakang pager rumahnya. Dia ga tau sejak kapan si ibu kos ada disitu, tapi yang pasti si ibu kos cuman bengong ngeliatian terus kearah luar yang ada dibalik pager. Pager dirumahnya dan kos-kosan lumayan tinggi dan agak tertutup, kalo dari luar susah buat ngeliat kedalem. Setengah jam-an kemudian disaat temen gw udah mulai ga merhatiin si ibu kos, eh tiba-tiba si ibu kos ngamuk. Kedua tangannya megangin pager kayak tahanan yang lagi ada didalem sel tahanan. Digoncang-goncangingnya pager sampe goyang goyang itu pager. Yang luar biasa, dengan kondisi tubuh kayak gitu ternyata punya tenaga segede itu buat goncang goncangin pager. Temen gw ragu buat turun kebawah untuk nolongin atau untuk melakukan sesuatu. Untungnya ada banyak anggota keluarga ibu kos yang bermunculan dari dalam rumah. Ada tiga orang cowo dan satu cewe (si sulung yang berusaha megangin ibu kos, semuanya tampak kesusahan ngadepin ibu kos. Dengan susah payah akhirnya si ibu kos bisa dibawa masuk kedalem rumah.

Gw dan kedua temen gw sepakat untuk pura-pura ga tau dengan kejadian yang terjadi dengan ibu kos. 2 orang dikamar nomor 4 sengaja ga kami kasih tau dulu . Sampai sejauh ini, yang gw tau adalah ibu kos memang sedang mengalami gangguan secara psikologis, ga lebih dari itu.
Sejak 2 orang yang ngisi kamar nomor 4 dateng, suasana emang jadi lebih nyaman khususnya dilantai 2. Tapi dilantai 3, perasaannya nyamannya ga berlangsung lama. Suasana angkernya perlahan-lahan mulai balik lagi dan bahkan kayaknya mulai lebih parah. Sekarang bukan sekedar perasaan aja. Gejala-gejala penampakan udah mulai terjadi padahal sebelum belum pernah ada. Suara langkah dilorong, atau suara sesuatu yang digeser diatas lantai lorong pernah gw denger pas pagi buta gitu. Gw masih coba berpikir rasional, mungkin emang temen gw yang kebetulan lewat, atau kucing raksasa kali . Tapi begitu dilain waktu yang gw denger langkahnya lebih dari satu orang, bahkan kayak ada yang lari-lari kayak ada sekelompok anak kecil yang lagi maen pikiran gw udah mulai positif yakin seyakinnya ini bukan temen gw yang lagi iseng maen maen dilorong pagi-pagi buta.

Temen gw yang dikamar nomor 3 beberapa kali cerita kayak ngeliat ada bayangan lewat dilorong tapi begitu dicek ga ada siapa-siapa. Sedang temen gw yang dikamar nomor 2 pernah cerita pas malem malem pas dia baru keluar dari kamar dia noleh kearah tangga dia ngeliat ada sepasang kaki ditangga yang lagi melangkah menuju ke lantai 3. Dia coba panggil dan nyamperin kearah tangga buat nyari tau siapa yang barusan naek kelantai 3. Tapi begitu sadar ada keanehan dari kaki yang dia liat itu diapun agak jiper dan ga jadi nyamperin. Akhirnya dipilih nongkrong dibalkon, kalo emang orang pasti turun lagi lah dan pasti keliatan dari posisinya dibalkon. Tapi setelah ditungguin agak lamaan ga ada yang turun juga, diapun mau balik ke kamarnya jadi ga berani . Akhirnya dua orang penghuni kamar nomor 4 nongol pulang, diajaklah salah satunya ikut naek ke lantai 3 karena masih penasaran .

Dan sampe sini gw masih belum menemukan hubungan antara kondisi ibu kos dan gejala gejala yang bermunculan. Jadi masih gw anggap sesuatu yang wajar, walau menakutkan .
Dilain waktu, gw baru balik bertugas dari luar pulau kemaleman. Akhirnya terpaksa naek taksi sampe kosan. Begitu lewatin belokan dan kos kosan keliatan, abang supir taksinya komen "gila itu rumah serem amat", gw tanya si abangnya "rumah yang mana?", diapun nunjuk kearah rumah ibu kos dan kos kosan gw. Kalo dari luar rumah ibu kos gw lumayan megah, jauh dari kesan angker apalagi lampunya banyak jadi ga gelap. "Kok serem?" tanya gw lagi, dijawab olehnya "Rame bener". Halah mak, ngedrop langsung gw baru pulang langsung denger komen kayak gitu. Akhirnya gw belagak itu bukan kosan gw, dan gw pun minta berhenti didepan warung bubur kacang ijo, ceritanya kelaperan .

Setelah lama bertahan menghuni kamar nomor 4, akhirnya salah satunya pindah kosan karena udah mau nikah. Dan ga butuh waktu lama buat cara pelet wanita temennya yang satu lagi untuk mulai merasakan ke anehan dikamarnya setelah ia ditinggal sendiri. Dia udah mulai ga betah ada dikamarnya, lebih sering ada dikamar yang lain dari pada ada dikamarnya. Gw sendiri ragu kalo dia masih duka tidur dikamarnya, kadang dia tidur dikamar gw, kadang dikamar lainnya. Lama-lama dia semakin jarang keliatan ada dikosan, kalopun ada pasti tidurnya ga pernah ada dikamarnya sendiri, besoknya dia ngilang lagi. Dan akhirnya diapun menyatakan pindah kosan. Dia sendiri tidak pernah menceritakan apa apa yang dia alami, tapi yang kami tahu alasan dia pindah kosan adalah ingin cari suasana baru
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Selasa, 15 Desember 2015

Ekspedisi Gunung Honje 2

setelah sampai di lahan yang cukup terbuka ane udah cukup lega.. namun ternyata apa yang terjadi selanjutnya mungkin cara memelet wanita adalah pengalaman terseram ane, jadi siapin mental agan2 dan imajinasi agan..karena ini akan jadi Epic Story khususnya buat ane..

Saat di lahan yang cukup terbuka itulah ane menghemat lampu headlamp dan ganti headlamp yang lebih kecil karena jalannya cukup keliatan sama cahaya bulan, gak tau ini keputusan yang salah atau bener.. ane pun mulai berjalan menyusuri lahan tersebut,. hawanya mulai dingin dan anehnya ane tiba2 teringat sama selendang di gubuk dan itu bikin adrenalin tambah terpompa dan jantung ane mulai berdegup kencang, hawa hangat di dalam hutan kini berubah drastis dan yang ngikutin ane pun jadi makin kerasa dan makin ter-imajinasikan sama ane..ingin sekali rasanya ane lari, namun apa daya kaki mulai pegal dan susah untuk lari..

saat sampai di ujung lahan terbuka tersebut ane harus masuk belok kiri untuk selanjutnya masuk kembali ke hutan dan kemudian beberapa sawah lagi dan akhirnya camp. saat akan ke belokan yang cukup tertutupi oleh semak yang tinggi tiba2 ane bertemu seorang kakek, kira2 berumur 80 atau lebih , memakai baju serba hitam (pakaian adat sunda) dan sedang memanggul beberapa kayu bakar.. saat berpapasan ane belum mikir yang aneh2 , namun ketika itu ada yang aneh pada diri kake tersebut,.saat memanggul kayu bakar tersebut tangan si kakek tidak memegangi tali yang mengikat kayu bakar sepeti layaknya seseorang memanggul barang,

kedua tangannya hanya menjuntai ke bawah saja , badannya agak bungkuk karena beban..dan yang lebih aneh lagi wajahnya selalu menunduk ke bawah, ane pikir kakek tersebut sedang melihat2 jalan , tapi yang ane lihat bapak tersebut melihat ke bawah dengan pandangan kosong, seakan2 gak menyadari kehadiran ane.. Saat berpapasan ane melihat wajahnya cukup pucat pasi walaupun gak sepucat Hantu di film The Ring atau The Grudge,.alhasil ane gak curiga, saat papasan ane nyoba nyapa " Punten pa" , karena ane jalan cukup cepat, ane baru nyadar kalo tu bapa gak ngejawab bahkan gak menoleh ke ane, "Ya sudahlah" pikir ane..

tapi pas ane menoleh ke belakang, ternyata si kakek tidak terus lurus mengikuti jalan setapak namun belok ke arah kanan yang mana itu tuh semak belukar gak ada jalan setapak .. ane pun disana kaget dan mempercepat jalan ane,.karena udah mikir yang aneh2.. gak lama ane masuk hutan dan memang harus melewati anak sungai kecil sebesar selokan lah .. dan ketika ane menoleh, ke kiri ane.. ternyata jalan yang tadi di lewati si kake tembus ke arah sungai, dan semakin membuat hal anehh ini makin kerasa..ane pun lari tunggang langgang, dan seperti biasa jatoh bangun di sawah sampai akhirnya selamat sampai camp..
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Ekspedisi Penelitian Gunung Honje

Cerita perjalanan ane selanjutnya adalah penelitian di Ujung Kulon, Tepatnya di Gunung Honje dan kita punya basecamp di Legon Pakis (Barangkali ada yang tau), Waktu itu ane kebagian pengamatan Owa (Hylobates Moloch) di gunung honje , tepatnya di sungai cisuuk(nama curug disamarkan) ke curug cisuuk.Karena saat itu dari basecamp ke lokasi cukup jauh dan memakan waktu sekitar 2 jam perjalanan, maka kami tim Owa memutuskan nuntuk mendirikan camp di sekitar sungai cikacang dekat ke Gunung Honje untuk melakukan pengamatan selama 3-4 hari disana. perjalanan dari basecamp menuju camp pun dimulai , awalnya kami harus berjalan melewati Desa Cikaskus(nama desa disamarkan)

Desa yang cukup tradisional ,warganya ramah walaupun bahasa yang mereka gunakan cukup unik untuk ukuran sebuah masyarakat yang tinggal ti ujung barat pulau jawa saya kira mereka akan lebih kental dalam bahasa sunda nya , namun ternyata masyarakat sana punya bahasa lain yang temen ane bilang namanya Sunda Reang, Karena ane mendenganrya cukup unik antara perpaduan bahasa sunda dan jawa (lah darimana cara belajar pelet jawa nya ?? -__-) dengan sedikit logat sumatra/minang (menurut ane) ..Untuk menuju tempat camp buat ane cukup sulit karena ane tipe oranggnya ga begitu hebat dalam menghapal jalan , jadinya ane ngikut aja sama guidenya, . sepanjang perjalanan kami melewati Desa Cikaskus(nama desa disamarkan), beberapa sawah dan sungai, pperkebunan kelapa, semak belukar yang cukup lebat, dan hutan kecil hingga akhirnya sampai di pinggir sungai cikacang.

Singkat cerita ane dan kawan2 melakukan pengamatan selama 2 hari 2 malem, dimulai jam 4.30 subuh sampai jam 16.00 sore,.Suatu ketika, Tim yang ada di basecamp legon pakis ngesms ane katanya, menghadapi bberapa masalah logistik air dll. dan kebeneran saat acara tersebut sbenernya ane yang jadi ketuplaknya..so ane bilang "oke mungkin sore ane bisa ke basecamp sbentar", saat itu ane rada gak enak harus ninggalin tim yang ada di camp, akhirnya ane bilang ke tim ane .. "Nanti malem udah dari basecamp ane balik lagi ke camp ko, kalem aja.. sisain makanan yee" (sok berani). dan pas beres pengamatan ane pulang ke basecamp sekitar jam 18.00 dengan bantuan GPS, menembus hutan sawah ladang dan desa dst ,

sampai akhirnya ane sampai ke basecamp sekitar jam 8 malem, di basecamp ane cuma bentar,karena ane harus balik lagi ke basecamp buat ngejar pengamatan owa subuh2 soalnya itu hari terakhir di camp , sayang kan kalo gak ikutan ..awalnya ane cukup ragu buat balik ke camp ,selain jalannya yang jauh dan gelap(maklum di daerah minim listrik) ane juga ngerasa cukup cape laper dan gak yakin bisa hapal jalan balik ke camp(Siang aja ane gak hapal jalan, apalagi malem gelap gulita gitu ). Tapi karena ane bawa GPS dan koordinat Camp udah kesimpen (catatan : Ane cuma nyimpen koordinat camp nya aja, gak sama jalurnya. jadi tetep aja ane harus ngeraba2 jalan buat nyampe ke camp.. yang tau GPS pasti ngerti), ane memberanikan diri buat balik ke camp , awalnya ane ngajakin sobat ane .
 A : Ane
 S : Sob
 A : Sob , maneh apal jalan ka camp kan ? Anteur urang lah .! (Sob, kamu tau jalan ke camp kan? anterin ane lah)
 S : "Gelo maneh, urang cape coy,. bari poek deuih jalana oge" (Gila lu, gue cape coy. apalagi gelap gini jalannya)

Sbenernya ane agak gak enak minta anter lagi, soalnya semua orang di basecamp emang baru pada balik penelitian masing2 jadi cukup cape.. Dengan berbekal GPS dan Minjem2 headlamp yang banyak ane pun memberanikan diri balik ke camp sendirian. disinilah ketegangan mulai kerasa dan adrenalin mulai terpompa.haha
 Perjalanan dimulai menelusuri desa Cikaskus dulu, pengalaman pertama .. ane pernah ngelewatin desa ini siang2 dan ane nyasar dalem desa hahaha ..Degan modal GPS malem ini Bismillah lah..
 Di Cikaskus , ane beberapa kali nyasar .. karena desa yang cukup tradisional sehingga jalan setapak sering tida terlihat oleh kita , dan membuat saya seeskali tersesat.. namun pada akhirnya ane bisa nyampe ke ujung desa itu .. dan saat itu ake ketemu satu keluarga yang lagi diem di pelataran rumahnya dan dia nanya ane mau kemana.
 O : Orang Desa
 A : Ane
 O : Bade kamana jang peuting2 kieu? (Mau Kemana Dek malem2 gini?)
 A : Bade ka curug cikacang bu (Mau Ke Air terjun Cikacang Bu )
 O : Aduh asep , mending enjing weh, ayeuna mah poek kieu palaur ..sok aya nu araneh ( Duh dek, mending besok aja sekarang gelap gini bahaya, banyak hal aneh)
 A : Ah wios we bu, da tos apal jalan (Ah gpp bu da udah tau jalan..) padahal Gak apal sama sekali
 O : Ah ulah sep, mending ngendong heula di ibu (Ah jangan de, mending nginep dulu di ibu)
 Ceritanya ane dimarahin abis2an sama tuh ibu.. tapi ane ngotot dan pergi meninggalkan ibu itu begitu saja.. Ane tau , pasti di hutan ini malem ini bakal dapet Unforgetable Experience.haha
 Ane terus berjalan dengan cepat, dan karena waktu itu ane pake sendal jepit doang alhasil sering slip dan jatoh2an (paling sering di sawah). Awal mula hal menyeramkan datang dari sawah kedua . ane sempat nyusurin sawah tersebut sekitar stengah jam, sawah itu memang cukup luas, tapi biasanya gak nyampe 30 menit jalan ko . tapi karena ane pada dasarnya gak tau jalan jadi ya lama ..haha saat melintasi sawah tersebut hawa dingin mulai ngalahin rasa panas tubuh karena adrenalin walhasil tubuh ane tiba2 dingin dan perasaan mulai gak bener nih .. ane tengok tuh sawah pake headlamp, tiba2 ane denger suara yang bergerak diantara padi, .awalnya ane kira itu hama sawah biasa (ular , tikus, dll) tapi suara gemerisik itu kian besar seakan2 ada suatu hal besar yang bergerak diantara padi tersebut, saat itu posisi ane pas ditengah2 swah dan itu adalah posisi aling serba salah menurut ane di kondisi kaya gitu . dan tiba2 ketika ane nyorot sekeliling yang ada cuma gelap dan beberapa saung (gubuk) , namun ketika ane mengalihkan sorotan lampu .. ane justru ngeliat di salah satu gubuk ada warna merah menyala di tanahnya , ya itu adalah bara api bekas masak..tapi itu yang sontak bikin ane gemeter gan,soalnya pas ane liat pertama kali tu bara api belum ada..ane pun lari tunggang langgang nyari jalan keluar dari sawah tersebut, sambiil beberapa kali kaki masuk ke sawah namun syukur tuh sendal sampe sekarang ga putus..seiring ane lari ngejauhin tuh gubuk ane semakin ga nemu jalan, pada akhirnya di saat kepanikan mulai trun ane mulai ngedeketin tuh gubuk sekalian nyari jalan.. dan bener ternyta Check point selanjutnya ada di dket gubuk itu,. sambil tunduk ane curi intip ke dalem gubuk itu..emang bener tuh bara api bekas masak, tapi siapa yang masak yah..ane sorot tuh gubuk pake headlamp, ane kaget ngeliat yang ngelambai2 dalem gubuk perasaan ane yakin pas di tengah sawah tuh gubuk masih kosong,. ane pun lari, namun pas memastikan sekali lagi pake headlamp ternyata yang ane liat cuma selendang batik .."Hmmmm" saat itu ane cukup lega karena ane kira yang melambai itu apaan.. tapi entah kenapa saat ane melihat selendang itu pikiran ane langsung terpusat berimajinasi kalo tuh selendang yang sering dipake nutupin jenazah ..Jreng!!! ane langsung gemeteran lagi dan mempercepat jalan ane,..
 cek point selanjutnya ane harus menghadapi tantangan di hutan semak belukar.. disini ane melewatinya cukup lancar gan .. lanjut ke desa tradisional yang kedua,. disini suasananya lebih angker gan..hanya beberapa rumah aja yang punya listrik, dan gak ada satupun warga yang ada diluar rumah, keadaan begitu sunyi senyap dan hawa semakin dingin saat itu jam menunjukan pukul 22.30 malem..disana ane disambut sama geraman anjing yang ngejaga rumah2..seakan ane tuh maling ayam yang siap diterkam..haha, anehnya walopun anjing itu ngegeram sama ngegongong, dan sesekali mau nerkam ane tapi anjing2 itu gak pernah sekalipun keluar dari kolong rumah, mereka loncat2 aja seakan2 ada yang menahan mereka buat keluar dari kolong rumah2 tersebut..ane pun melanjutkan perjalanan, sambil melihat jam dan GPS ane pun masuk ke kawasan hutan.. disini hawanya lebih hangat , namun entah kenapa perasaan ane tetep gak enak seakan2 ada yang ngikutin ane selepas sawah tadi.. namun ane memberanikan diri jalan cepat tanpa henti, di dalem hutan tersebut.. ane berjalan di jalan setapak, yang cuma bisa keliatan kalo kita nengok ke bawah liatin jalan terus soalnya didepannya pasti cuma nubruk2 semak, saat jalan itu mulai terdengar suara2 geraman dari dalem hutan.. sesekali terdengar seperti geraman anjing, tiba2 berubah jadi geraman kucing,.dan yang paling seram , ada sebuah geraman yang ckup nge-bass suaranya,. sontak aja ane teringat sama hewan berloreng atau kucing2 besar, walaupun kata petugas di kawasan itu udah gak ada kucing besar.. namun emang pernah ada riwayat .. Aduh perasaan ane mulai ga enak, ane mulai menyesali keputusan ane jalan nekat malem2.. seandainya ane ngikutin saran ibu di desa,gakan kaya gini jadinya.. tapi saat itu ane mikir, "Kalo seandainya ane kudu mati disini, setidaknya ane mati saat berjuang buat nyampe ke camp" Semangat 45!! mulai berkobar anepun melanjutkan jihad perjalanan ane menuju camp , di GPS nunjukin camp tinggal 1km lg..ane pikir "ya iya lah 1km tuh kalo ditarik garis lurus, tapi ini kan jalannya berkelok2 gak jelas..jadi harus sabar..
 dan akhirnya ane pun keluar dari hutan tersbut dan sampai di lahan hutan yang cukup terbuka sehingga jalan setapak pun lebih jelas keliatan..
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Cerita Seram Ekspedisi Penelitian Hutan Sancang Ujung Kulon Banten

Ane berkuliah di jurusan biologi salah satu universitas negeri di bandung, dan kebetulan jurusan ane cukup kesohor sama biologi lapangannya, itu sebabnya ane itu sebabnya ane sering bepergian untuk melakukan ekspedisi mengambil data keanekaragaman hayati, dari mulai tumbuhan sampe hewan-hewan liar (lutung, Owa, Kukang, Ular, Badak dll.) Suatu saat ane bersama kawan2 melakukan penelitian di daerah Leweung (hutan) sancang, Garut. Sancang memang terkenal dengan kisah mistisnya yang konon katanya bahwa hutan tersebut merupakan tempat bersemedi prabu siliwangi dan balatentaranya, beberapa cerita masyarakat menceritakan bahwa beberapa kali sering terjadi penampakan Maung Kajajaden (Harimau Jadijadian) yang konon katanya merupakan perwujudan dari prabu siliwangi..

Beberapa tahun sebelum kawasan sancang dijadikan Cagar Alam, Sering terjadi pembabatan liar di kawasan tersebut karena saat itu tempatnya masih rimbun dengan pohon2 tinggi semacam Palahlar, Kiara, Beringin dan Pohon Kaboa yang konon merupakan tumbuhan yang keramat di kawasan sancang, Saking lebatnya pepohonan saat itu, warga dulu tidak ada yang berani keluar rumah setelah magrib , walaupun sebenarnya ada jalan setapak.. tidak ada satupun warga yang berani keluar rumah menuju pantai yang letaknya tidak begitu jauh dengan perkampungan terakhir dan hanya dipisahkan oleh hutan dataran rendah sampai hutan pantai ...

Singkat cerita saat itu ane kebagian buat mengamati keanekaragaman Tumbuhan di daerah Sancang, saat itu kita ber 5 orang awan yang nekat menelusuri hutan tanpa bantuan guide(soalnya jumlah guide terbatas), berbekal orientasi medan hari pertama .. kami coba mengingat2 jalan menuju plot daerah tempat penelitian kami, sebelumnya kami berjalan dari basecamp sekitar 45 menit berjalan di jalan setapak yang menurun menuju hutan.. sesampainnya di hutan kami masih harus menuruni beberapa ratus anak tangga yang memang sebelumnya telah dipersiapkan minyak pelet srikandi untuk para peziarah menuju tempat keramat, memang plot penelitian kami harus melewati tempat keramat tersebut ,

tempat yang cukup sepi namun tidak terurus karena banyak sampah para peziarah, suasananya cukup seram karena hawa lembab dimana cahaya matahari tidak begitu dapat menembus kanopi2 pohon tinggi yang cukup besar, kami melewati tepat keramat tersebut dengan santai saja karena itu memang masih pagi.. singkat cerita , kami sampai siang hari di tempat penelitian dan melakukan pendataan selama hampir 3 jam , setelah itu kami beristirahat sejenak dan kemudian melanjutkan perjalanan menuju plot berikutnya, saat itu kami berjalan melewati sungai cipangisikan, sungai yang masih sangat bersih dan terawat , berbeda dengan tempat keramat sebelumnya, kami berjalan melewati pinggiran sungai menuju tempat penelitian selanjutnya dan disini hal aneh mulai terjadi, kami sebenarnya berjalan cukup yakin karena dipandu dengan GPS yang menunjukan jalur perjalanan kami,.namun setelah lama berjalan kita mulai merasa heran karena gak kunjung sampai ,saat itulah ketika menemui jalan buntu .. kami diam sejenak agar tidak panik, karena jalan yang biasanya kita lewati kini hilang, sekakan2 tiba2 menjadi buntu dan berubah menjadi belantara hutan tanaman salak yang berduri sehingga kami kesulitan melewatinya..

Dengan berbekal pengalaman orientasi medan , kami memutuskan berjalan melalui pinggiran sungai mengikuti aliran sungai dan panduan kompas di GPS yang menunjukan arah selatan, kami menyadari bahwa hutan tersebut memang tidak terlalu luas dan relatif dekat dengan pantai selatan, oelh karena itu kita menyusuri aliran sungai untuk sampai ke pantai dimana disana ada tim kami juga yang sedang meneliti Biota laut daerah tersebut. Setelah cukup lama berjalan mengikuti aliran sungai cukup lama . kami mulai ragu lagi mengenai jalan yang kita ambil sehingga terjadi perdebatan2 diantara kami .. Saat itu ane yang megang GPS yakin banget kalo kita jalan ke selatan, tapi temen ane yang satu lagi bilang kalo ga yakin ni sungai menuju ke selatan.. akhirnya setelah perdebatan itu , temen ane nyeletuk "Eh coba ane bawa kompas bidik nih .." dan..jeng jenggg !!!!

ternyata selama ini kita berjalan ke arah utara ...tmen2 mulai berburuk sangka kalau sbenernya kita dibikin tersesat sama MG.. tapi ane mikirnya "Never Trust on GPS anymore" , dan kita pun kembali ke jalan yang lurus ke arah selatan, dan setelah lama berjalan kami hanya mengikuti aliran sungai dan akhirnya kita menemui tempat yang kita kenali , yaitu badan sungai cipangisikan yang pada awal cerita kita lewatin..disitu ane aneh banget gan, udah jelas2 kita nyebrang sungai itu trus belok ke selatan sesuai jalur GPS, dan nongol2 di utara tempat kita nyebrang, WTF apakah kita udah muterin satu pulau jawa !?? .... dan selanjutnya kita melanjutkan perjalanan sesuai jalur yang tadi, dan kita tetap mengikuti alur sungai namun anehnya kali ini kita bener2 nemu tempat penelitian kita yang emang deket sama pantai, selamet deh nyampe laut..alhamdulillah
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Senin, 14 Desember 2015

Setan Ritual Pesugihan

ni serita tentang pengalaman pribadi ane gan. mungkin rada nyeleneh dari topik tapi masih berhubungan dengan makhluk halus. beberapa bulan kemarin, sekitar akhir Juli 2012, ane diajak teman ane untuk nglakuin suatu ritual minyak pelet wanita paling ampuh, kapasitas ane cuman nemenin aja soalnya teman ane tu rada penakut. karena ane penasaran yah akhirnya ane ikut. singkat cerita ane ma teman ane diceritain tentang masalah pesugihan. ane penasaran dan akhirnya ane ikut tapi cuma nemanin aja. kami berdua pergi ke daerah wonosobountuk melakukan ritual.

setelah sampai tempatnya, kami pun masuk kedalam punden yg ga tau punya sapa. setelah teman ane nggelar sesajen dan bakar dupa, kami pun berdiam didalam punden itu. malam pertama ane sukses tidur pules,hehehe. nah malam ke 2 baru hal aneh terjadi. ane tiba2 diajak sama mbah jenggot, katanya beliau adalah penghuni punden tersebut. ane diajak ke suatu tempat. dalam sekejap ane berada di sebuah pantai yg bagus bgt dan di kanan ma kirinya ada tebing tinggi bgt. yang disebelah kanan ane tebingnya terang dan sebelah kiri ane warnanya merah darah. ane ga brani ngonrol ma beliau, takut beliau tersinggung. tapi ane diajak ke tebing sebelah kanan.

kata beiau, inilah rumahnya. rumah yg sangat sederhana berlantaikan tanah dan sangat sejuk. setelah itu baru ane tanya ma beliau tentang tebing merah itu. beliau pun nawarin ane buat jalan2 kesono dg 1 syarat, yaitu ane ga boleh takut. ane pun setuju karena penasaran. ditebing tersebut sungainya pun airnya merah gan. setelah dipuncak, ane liat dari kejauhan kayak ada rumah mewah bgt. dan setelah ane dekati ternyataaaaa...... tembokya, pagarnya, sampai jembatan yg jalan masuk ma tuh rumah terbuat dari tubuh manusia yg DISULAM menjadi 1. ane nyaris teriak,dan mbah jenggot pun jelasin itu adalah orang2 yg mencari pesugihan dah kontrak dengan iblis disana. dan akhirnya mbah jenggot pun nasehatin ane untuk ga ikut2 teman ane tersebut karena efeknya seperti itu. Allahhualambissawab. ane bersyukur ga ikut terlibat dalam ritual.
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Cerita Hantu SIluman Harimau

Saya mau ikutan cerita tentang macan(harimau) juga kaya agan yang di atas..
Ini cerita dari kerabat saya, kisah nyata yang dialaminya, sekitar tahun 1943an lah .. lama banget ya? cz mbeliau lahir tahun 1936, dan sekarang masih ada,
yaaaa umurnya kalo sekarang sekitar 77thn, alhmdulillah mbeliau masih sehat, seger dan mampu bercerita dengan baik, ingatanya pun masih tajam.

Pada waktu itu mbeliau masih berusia sekitar 7th, selayaknya anak seumuran segitu masih seneng maen, maen di sawah bersama teman-temannya, karena mbeliau memang lahir dan tumbuh besar didaerah pedesaan yang terpencil di ujung selatan Jawa Barat. Sedang asyik mereka bermaen pelet minyak wangi tanpa puasa, tiba-tiba suara tawa riang anak-anak di sawah itu berubah menjadi jeritan histeris.. jeritan pilu menyayat... diikuti tatapan takut dari semua anak yg ada di situ, sesaat berikut mereka langsung berlari, berteriak ke rumah masing-masing..

Apa yang terjadi ?
Mbeliau .. bercerita, masih jelas diingatannya, ketika itu mereka sedang bermaen di tengah sawah bersama seekor kerbau, ada sekitar lebih dari 10 anak bergantian menaikinya.
Gilirin mbeliau naek, selalu dijahili dengan lemparan lumpur dan ejekan anak lain. satu hal yang membuat amarah mbeliau naik adalah ketika di dorong dari atas kerbau dan jatuh tersungkur ke dalam lumpur wajahnya.

Mbeliau langsung memukul anak gendut yang mendorongnya tadi,
tanpa diduga dengan sekali pukulan di perut, si bocah gendut tadi roboh, mengeluarkan darah di mulut, terhempas dan ... meninggal seketika ..
begitulah yang terjadi.. mbeliau juga heran sama apa yang terjadi, padahal logikanya anak seumur itu ngga mungkin mempunyai kekuatan satu pukulan membuat orang langsung meninggal..
skip ..

Kejadian itu pasti membuat satu kampung geger .. alih-alih dapat pujian atau perlakuan dan perlindungan khusus untuk mbeliau... malah pihak keluarga khususnya sang ayah menjadi naik pitam, mbeliau mendapat siksaan dari sang ayah karena dianggap bandel dan membuat keluarga malu.
Mbeliau juga masih ingat, pukulan berkali-kali di dapat dari sang ayah, punggung dan kakinya berlumuran darah, karena sang ayah memukulnya dengan batang pohon cangkring, semacam pohon yang penuh duri...

Saking sakit hati dan entah bagaimana mbeliau mencari perlindungan, sebab orang-orang kampung pun pasti ingin mbeliau mendapat hukuman.. akhirnya mbeliau kabur.. lari ke arah hutan belantara.
Di awal pelarian mbeliau, pihak keluarga sih tidak peduli, karena mereka menganggap mungkin gak lama juga mbeliau pulang sendiri..
tapi setelah beberapa hari mbeliau gak muncul akhirnya mereka was-was dan melakukan pencarian.. sampai 1bln mbeliau tidak ditemukan..
ini adalah kisah nyatanya:

Mbeliau bercerita, ketika berlari ke tengah hutan sekencang-kencangnya mbeliau ngga peduli dengan omongan atau kisah tentang hutan itu yang angker dan penuh kejadian aneh, dalam pikiran mbeliau yang penting bisa pergi jauh dari mereka yang sudah menyiksanya.
Di tengah hutan belantara yang angker itu mbeliau sempet berhenti, memandang sekeliling... hanya dipenuhi dengan pohon-pohon besar, sampai-sampai sinar matahari saja tidak bisa masuk..
mbeliau terus berlari dan akhirnya menemukan sebuah gua kecil, mbeliau masuk dan ngumpet di situ.
Gua itu terlihat sempit dan kecil dari luar, namun di dalam terasa lebar atau jembar katanya..
mbeliau duduk .. dan berusaha melihat keadaan di dalam, namun ngga begitu jelas sebab di gua itu begitu gelap sekali ..

namanya juga anak kecil, kata nya mbeliau ngga sempet berfikir macem-macem, atau mikirin apa yang akan bakal terjadi selanjutnya di situ..
Lalu mbeliau berbaring, dan tidak lama bagian belakang beliau atau punggungnya terasa hangat, terus terasa agak berat ditindih oleh bulu-bulu tebal.. (beeuuuuhhhh apa tuh ?)
lalu, benda "lentur hangat berlendir" menyentuh pundak dan wajah mbeliau ..
Hembusan udara hangat dan bau menghempas ke arah wajah mbeliau..
Mbeliau tidak bisa melihat dengan jelas mahkluk apa yg berada di dekatnya itu, tapi mbeliau pun tidak merasa takut sama sekali, malah katanya merasa nyaman ..
skip..

Setelah sekitar 1bln mbeliau hilang, dan setiap hari keluarga dibantu warga mencari.. akhirnya ketemu juga..
Mbeliau berkisah, ketika warga menemukanya... Semuanya kaget dengan apa yg mereka lihat, ...
mbeliau terlihat dipelukan seekor harimau belang, sambil berbaring.. harimau itu menjilati tubuh mbeliau.. besar sekali hampir sebesar kerbau..
Ada hal ghaib dan aneh di sini,

Pertama, sang raja hutan itu tidak memakan mbeliau, namun hanya menjilati seperti ke anaknya.
Kedua, selama kurang lebih 1 bln, mbeliau tidak makan atau minum, dia hanya dipeluk dan dijilati sang harimau..
Ketiga, waktu yang dirasa beliau hanya kira 1 jam saja bersama harimau besar itu, padahal kata ayahnya mbeliau hilang selam 1 bln.
Oke.... kita lanjut ceritanya nanti ya ..
Mahkluk apakah Sang Harimau belang yg besar itu ?
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Cerita Seram Kosan Lanjutan

Sejak taun 2009 ibu kos gw udah sering bulak balik dirawat dirumah sakit. Dari yang gw denger dari pihak keluarga, sakitnya sih itu itu aja, tapi udah berapa kali sampe dirawat inap berminggu-minggu ga sembuh sembuh juga. Pencernaannya udah kena karena dikasih makan pasti keluarin lagi. Ginjal dan hatinya juga udah kena. Setiap pulang dari rumah sakit, keluarga pasti ngadain semacam kayak sukuran + yasinan dan sejenisnya. Gw beberapa kali bisa hadir acara sukurannya.
Gw diceritain kejadian yang terjadi di acara sukuran pas gw lagi ga ada dikosan. Sehari sebelum acara sukuran, ibu kos baru pulang dari rumah sakit. Sebelum ibu kos nyampe, rumah dan kos kosan udah 'dibersiin' sama orang pintar.

Awalnya acara sukurannya lancar-lancar aja. Abis magrib, tamu sama tetangga berdatangan terus pada duduk lesehan sambil pada baca doa-doa. Setelah beres nyediain hidangan buat orang-orang yang hadir, pembantu ( 2 orang cewe) pada naek lagi ke lantai dua. Beberapa menit kemudian sebelum acara sempet dimulai dengan resmi, tiba-tiba salah satu pembantu yang ada dilantai dua pada berisik. Yang satu teriak teriak ketakutan, yang satu kayak ngamuk kadang-kadang sambil ketawa juga. Pada heranlah pada tamu. Abis gitu salah satu pembantu itu ada lari kebawah sambil nangis panik ketakutan, pas ditangga dia jatoh . Tapi untungnya cuman lecet lecet doang. Nah tinggalah satu pembantu lagi diatas, suaranya gaduh banget dari lantai dua, selain dari suara pembantu yang ketawa ketiwi ga jelas, dilantai dua kayak lagi ada orang rame ngumpul. Gaduh banget dah katanya. Baru dah sadar orang-orang kalo pembantu yang satu lagi yang masih dilantai dua itu kemasukan
Untungnya orang pinter yang baru 'bersiin' ada disitu. Dibantu sama menantu ibu kos dan 2-3 orang tamu, mereka pada naek ke lantai dua. Yang kasian si sulung gan, anaknya (gw lupa umurnya berapa, tapi masih belum bisa berdiri tegak) ada dilantai dua dijagain sama pembantunya ini. Dia langsung lemes aja begitu tau anaknya ditinggal berdua sama orang yang lagi kemasukan .

Dari lantai satu, orang-orang cuman bisa denger suara erangan + ketawa ketiwinya si pembantu, kadang kadang diselingi sama suara orang pinter yang ngebentak ngusir ngusir sesuatu, kadang kadang juga kaya ada suara kaki yang dihentak hentakin ke lantai. cara membuat minyak pelet cinta
Pembantu yang kerasukan akhirnya bisa disembuhin, tapi bentar kemudian kerasukan lagi, disembuhin lagi, kerasukan lagi. Katanya sih yang masuk ke pembantu itu beda-beda gan. Udah kayak digilir aja itu pembantu . Orang pinternya katanya sampe ngos-ngosan ngeladenin itu setan yang lagi ngantri .

Nah setelah beberapa kali digilir itu pembantu, terjadilah kejadian yang pernah gw alamin. Jadi para tamu ngedenger dari lantai dua kos kosan (pintu lorong kos kosan) kayak ada suara pintu didobrak. Sama kayak yang pernah gw denger. Abis suara itu, si pembantu kesurupan lagi dan kesurupannya makin menjadi-jadi. Kalo tadi, si pembantu ketawa ketiwi pake suara cewe, sekarang suaranya jadi cowo. Suaranya berat tapi cuman mengerang-ngerang. Singkatnya, pembantunya akhirnya bisa disembuhin, dan ga pake lama langsung pada minta berenti kerja beberapa hari kemudian .
Kalo dari keterangan orang pinter yang nyembuhin itu, pas dia ngedeteksi setelah 'pembersihan' kemaren dia ga nemu itu setan setan. Katanya setan setan itu kiriman, mereka mantau dari jauh nungguin kesempatan buat balik lagi masuk ke dalam rumah. Dan sebenernya rumah dan kos kosan itu udah dikasih 'pager' tapi selalu aja bisa tembus. Nah suara kayak pintu dibanting itu katanya sih suara pas itu setan nabrak 'pager'. Terus setan terakhir yang masuk ke pembantu tadi, dia itu semacam mata-mata gitu. Dia yang ngawasin sekaligus yang ngasih laporan tentang apa aja yang terjadi di rumah dan kos kosan ke 'bos' nya. Pas pertama kali 'ngebersiin' si orang pinter ini udah pernah ngedeteksi si mata-mata ini, tapi si mata-mata langsung kabur dan semenjak itu ga pernah kedeteksi lagi sampe pas malem sukuran itu

Setelah beberapa kali disembuhin orang pinter dan dirawat dirumah sakit, akhirnya ibu kos gw mengalami kemajuan. Gw terakhir kalinya liat ibu kos, pas lagi acara sukuran. Di acara sukuran sebelum sebelumnya gw ga pernah liat dia. Ampir kelewat, ada beberapa kali kesurupannya ibu kos kambuh pas lagi acara sukuran. Orang-orang lagi pada baca-baca eh tiba-tiba ada suara ketawa dari dalem kamar, kadang kadang suka teriak ga jelas.

Jadi pas gw liat ibu kos pas sukuran itu kondisi jauh lebih kurus dari pas waktu gw ketemu dia digarasi keliatan bener bener tua. Keliatan mukanya muka capek gitu, matanya mandang kosong kedepan padahal didepannya ada banyak orang lagi pada duduk lesehan. Pandangannya jadi sayu gitu , jauh berbeda dari waktu pertama gw ketemu dia waktu diinterogasi pas mau numpang ngekos dikosannya . Ada tuh gw liatin dia lumayan lama pas dia lagi bengong sendiri duduk dikursi. Dulu pas liat dia digarasi gw jiper sekarang gw ngerasa kasihan banget liat kondisi

Akhir taun 2010 ibu kos gw akhirnya tidak bisa melanjutkan lagi perjuangan hidupnya .
Secara diagnosa orang pintar, ibu kos gw udah bersih. Tapi dampak selama itu 'ditempeli' bener bener udah parah ngerusak fisik, tertutama organ dalam.
Secara diagnosa medis, ibu kos gw mengalami minimal 3 kegagalan fungsi organ dalam tubuhnya.

Awal 2011 gw pindah kos karena emang pindah kerja juga. Beberapa kali sempet mampir ke sana. Suasananya emang udah berubah ga kayak pertama dulu walau sekarang katanya udah ga ada gangguan lagi.
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Minggu, 13 Desember 2015

Aku Kira Patung Taunya...

Kejadiannya waktu ane kelulusan kelas 6 SD. Ane sekeluarga liburan ke tempat tante di Banjarbaru. Tante ane punya anak cowok, sebayaan umurnya sama ane. Namanya Dodo (bukan nama sebenarnya). Kejadiannya malam Rabu, ane diajak jalan2 tuh sama si Dodo. Dia ngajak kaya ke taman gitu. Katanya disana kalo malem, ada pasar malem. Banyak jajanan macem2. Pokoknya rame. Setelah puas cuci mata disana sekitar jam 8an, kita pulang tuh. Jalan kaki. Iyah, jalan kaki. Soalnya umur segitu kita2 belum pada bisa bawa motor, padahal jarak dari taman ke rumah lumayan jauh (_ _") Kata si Dodo "Pulangnya kita lewat jalan pintas aja ya. Supaya deket" ane iya in aja. Terus dia ajak ane ke jalan besar tapi sepi. Disana ane liat cuma ada beberapa tukang becak yang lagi pada nongkrong. Jalannya juga gelap.

Soalnya jarak antara tiang2 lampu di pinggir jalan agak jauh2. Ada mungkin pas sekitar 10menitan kita jalan disitu, tiba2 di pandangan jauh ane, ane ngeliat samar2 ada sesuatu. Bentuknya sih kaya orang lagi jongkok di pinggir jalan deket tiang lampu. Saat itu ane gak tau itu apa. Soalnya jarak ane sama dia masih jauh. Sekitar 10meteran lah. Ditambah belajar ilmu pelet dayak ampuh keadaannya memang gelap. Saat itu ane masih berpikiran positif. "Oh, patung" kata ane dalem hati. Ane cuekin aja tuh. Ditambah si Dodo ngoceh terus ngajak ngobrol. Jadi pikiran agak teralihkan, walau sebenarnya rada ganjil juga. Ngapain naro patung dipinggir jalan. Kalo di sepanjang jalan ada patung2 yg lain sih masih wajar ya. Mungkin aja emang sengaja ditaro dipinggir jalan buat hiasan gitu. Tp yang ane liat ini "patung"nya cuma satu. Aneh aja menurut ane. Pas asik ngobrol ga sadar ane udah mau ngelewatin tu "patung". Posisinya juga sama. Masih jongkok. Karna jarak ane sekarang lebih deket sama dia. Ditambah tu patung diem di deket tiang lampu, penglihatan ane jadi lebih jelas.

Oh! Ternyata bukan patung. Kalo patung kan dari batu ya. Warnanya abu/item. Tapi ternyata bukan patung. Mirip orang. Cewek! Soalnya rambutnya panjang. Satu lagi yg bikin ga "ngeh", dia ga pake baju alias telanjang. Ane kira orang gila. Waktu ane deketin posisinya mash jongkok. Mukanya ga keliatan karna sambil telungkup gitu. Ditambah ketutup sama rambut dia yg panjang. Ngeliat pemandangan ganjil kaya gitu, ane ngelirik ke si Dodo. Tapi sodara ane itu gak ada reaksi apa2. Dia masih asik sama ocehannya dia yang selama ini gak ane tanggapin gara2 si cewek itu. Ane makin panik waktu tau si Dodo ternyata ga ngeliat apa yg ane liat saat itu. Berarti bukan orang gila seperti yang ane kira. Ane langsung lemes. Mau cerita ke si Dodo, takutnya dia malah ikut panik atau malah bisa pingsan ditempat. Malah makin repot ntar. Akhirnya ane putusin cuek aja. Anggap gak terjadi apa2. Ane liat cewek itu masih ada ditempatnya. Makin lama makin deket jarak antara ane sama dia. Ane udah deg2an, tegang, takut, campur aduk.

Sekitar jarak 2 langkah dari dia, ane liat tiba2 si cewek itu pelan2 ngangkat mukanya trus ngeliat ane. Matanya melotot. Kaya marah banget. Ane kaget setengah mati waktu liat mukanya. Mirip banget leak yang di Bali tuh.Ada taringnya. Lidahnya keluar. Panjang banget sampe kena aspal jalan. Terus (maaf) payudaranya juga panjang ngeloyot kebawah. Sampe ke aspal jalan juga. Yang bikin makin panik, ane liat ditangannya ada bayi. Lagi gendong bayi !! Ane sempet gak percaya sama yang aneliat. Karna emang baru pertama kali ane liat yg gitu. Ane ngucek2 mata, sampe mata ane perih. Berharap yang ane liat tu salah. Tp pas ane liat sekali lagi, ternyata makhluknya masih ada. Lebih parahnya dia ngedipin matanya.

Ane tunduk aja waktu ngelewatin dia. Sambil nunduk, mata ane ngelirik ke dia. Kepalanya gerak ngikutin jalannya ane mash sambil melotot!dalem hati ane baca2 semua surat pendek Al Quran yang ane hapal. Saking paniknyadoa sebelum makan juga ane baca. Wkwkwk. Setelah menjauh dari tu makhluk, ane agak tenang. Tapi balik kaget lg waktu ane iseng noleh ke belakang, ternyata tu makhluk mash ada. Dengan posisi yang sama ditambah mash ngeliatin pula. Akhirnya ane sama si dodo pulang kerumah dengan selamat. Ane ceritain semuanya yang ane liat tadi ke si Dodo. Tapi dia gak percaya malah ngetawain ane. Dibilang ane mabok gorengan yang dibeli di pasar malem mangkanya jadi gitu. Asem! Andai dia yang ada di posisi ane tadi boro2 bisa komat kamit baca doa. Yang ada pingsan ditempat tuh (_ _")
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Hantu Penunggu Rumahku

Sedikit penjelasan: Kejadian yang saya & pembantu saya alami ini terjadi tidak dalam satu hari.
Pembukaan
Ketika saya baru nempatin rumah itu satu hari, saya dan si Mbak (pembantu) udah dapetin sedikit notifikasi dari penghuni rumah itu sebelumnya bahwa rumah itu "ada apa apanya". Lantaran kita berdua udah "keseringan" ketemu rumah kaya gitu ya kita .... terima nasib aja
 First Existence

 Udah ada seminggu kita nempatin rumahnya dan sukur belum ada gangguan dan belum ada tanda tanda dari penghuni disana terutama saya sendiri, But who knows ... kalo pembantu gua duluan yang diajak kenalan duluan. Singkat cerita, seperti biasa saya doyan keluar malam dan seperti biasa pembantu saya ditinggal dirumah ... sendirian.

 Si mbak biasanya jam 8 dia udah tengkurep di kasur, mimpi indah dan membuat pulau besar di bantal tidurnya. Sekitar jam 11 malam ada orang yang ngetuk pintu depan dan mengucapkan salam dengan suara saya (Si Mbak tidur diruang depan, lantaran kamar cuman 1). Dalam keadaan ngantuk dan saya kalo pulang biasa jam segitu si mbak bukain pintu dan menyuruh orang itu masuk. Ngga lama dia ngerasa ada yang aneh .... Tumben si Dimas ngga turun makan kebawah (biasanya saya kalo baru pulang langsung makan sambil nonton tv), karena penasaran dia belajar ilmu pengasihan manggilin "saya" sambil ngecek ke kamar atas, kenyataannya .... lampu kamar masih saya mati ngga ada orang. Sadar kalo itu bukan saya maupun manusia dia balik turun dan berencana buat tidur lagi.

 Sekitar jam 1 saya dapet SMS dari si Mbak:
 " .... dimas kamu pulang jam berapa, mbak takut dirumah sendirian.
 ada "jaronah" duduk di depan kamar kamu..." (dia biasa manggil ke jaronah ke kaum kunti XD)
 Mulai Show-off

 Semenjak si mbak mulai denger, melihat dan segala macam kalo si "jaronah" itu di depan kamar saya saya mulai agak freak-out sendiri kalo lagi dirumah. Singkat cerita, sekitar jam 9 malam saya pulang kerumah dan apesnya pas nyampe rumah ... listrik mati.
 "Asem... mati gua" Perasaan buruk datang dari sana sini.

 Buka sepatu, naro helm di ruang depan, ambil minum ke dapur dan mulai menaiki tangga kamar saya ... seperti artis terkenal, saya disambut oleh sebuah sosok semi-transparan mengenakan jaket biru gelap berambut sebahu dan mengenakan rok selutut. Dan saat itu saya cuman berkata
 "Mirip mantan gua"

 Faktanya sih pas saya melihat dia saya ngibrit turun tangga ... dan tidur dibawah bareng si mbak
 Semenjak saya ketemu dia, si "jaronah" mulai sering show-off dimulai dengan ngetukin pintu kamar, naik turun tangga, bahkan bukain pintu kamar. Dan itu bikin jantung saya lepas !

 Ketika kita udah mulai merasa terganggu banget dan pengen buat pindah dari rumah itu tapi ngga ada kontrakan lagi disekitar sana + kita lagi low budget. Saya mesti stay disana mau ngga mau, alhasil si mbak bawa temennya yang bisa ngelihat langsung dan komunikasi dengan dia ...
 Hasil perbincangan orang itu cukup simple: "bahwa si "jaronah" demen sama saya!" (dan itu asli horror buat saya pribadi). Kesimpulan keduanya: "Si "jaronah" meminta izin ke saya agar dia di izinkan tidur dikasur sebelah" (kasur saya ada dua satu yang tinggian, satu yang agak pendekan). Kesimpulan ketiga: "Kalo saya mengizinkan, dia berjanji kalo dia ngga akan ganggu lagi" ... "oke fine asal jangan perkosa gua pas lagi tidur"

 Dan hasil nya ?
 Saya semakin terganggu !
 Suatu malam ketika lagi take sample vocal buat lagu via recording hp, entah darimana ketika saya denger ulang rekaman itu ada satu kata yang saya yakin itu bukan dari saya, dan itu saya denger berkali kali dan tetap ada (saya yakin itu bukan suara dari luar rumah, karena saya masih ingat jelas bahwa ngga ada suara nyanyian selain saya pada part itu). Alhasil saya delete itu rekaman, matiin laptop, tinggal tidur.

 Dan asem nya dia ngga berhenti disana, Belum pules saya tidur dan diantara kencangnya kipas angin dari arah berlawanan terasa sehela napas di leher saya (rasanya rada rada panas geli gitu), otomatis saya melek. Lihat kiri ngga ada apa apa, lihat kanan .... ada perempuan duduk diatas kursi saya.
 Dan sampe sekarang (sebenarnya akhir akhir ini dia udah ngga mulai ngeksis lagi) dia rajin kelayaban sampe akhirnya saya dan pembantu mulai terbiasa, karena menurut saya pribadi juga dia ngga serem kok malah terkadang saya ngebayangin kalo dia itu seksi
 Dan sukurnya dia sekarang udah jarang keluar, jadi ngga ada lagi yang namanya teriak di tengah malam XD
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Nginep di Rumah Sakit

Kejadian ini saya alami pas waktu di rumah sakit, saya di rawat 6 hari dari tanggal 29 Nopember kemaren. Diagnosa dokter sih kena typus n gejala liver, sampai sekarang kondisi saya masih bedrest.
Saya sengaja di rawat di kelas III, karena banyak orang belajar ilmu pelet wanita, sbb saya sendirian, tidak ada yang nemenin kalo malam. Kebayang kalo di VIP atau Paviliun, bakal stress sendiri, ditemanen suster ngesot....

Malam pertama dan kedua sih aman-aman saja, sampai menjelang subuh pun penunggu dari pasien sebelah masih terdengar ngobrol, namun di malam ketiga ini terasa sangat berbeda, yang biasanya ruangan tersebut ramai kini sepi, mulai jam 9 aja udah gak terdengar seorang pun.

Satu ruangan itu di tempati 6 pasien, namun ditutup gorden masing-masing, saya tau setiap pasien pasti ada yang nunggu kecuali saya cuma sendiri. Malam itu hanya terdengar suara dengkur aja, entah dari penunggu pasien yang mana, saya rasa mereka sudah pada cape dan ngantuk mungkin.

Giliran saya, sampai jam 12 pun masih blm ngantuk, malah kesannya susah mau tidur, padahal badan udah lemes dan terasa sakit semua.
Menjelang jam stengah dua, suasana makin mencekam, begitu sepi.
Saya sih udah firasat, ini pasti ada yang gak beres, kmungkinan penunggu di situ mau jail. Saya langsung berdoa, jangan sampai tuh jin jail mencelakan saya yang lagi gak berdaya.

Setelah berdoa, saya kbelet banget pengen buang air kecil, sambil nenteng infus-an jalan ke kamar mandi,
betul saja.. langkah saya terhenti ketika melihat sebuntal "bantal guling besar " berdiri membelakangi saya di depan pintu,
haduh ... saya gak bisa lari, jalan aja udah lemes..
akhirnya saya duduk, ngedeprok .. sampai nunggu tuh poci sadar.. maksudnya "ngilang"..

Setelah saya duduk dan berdoa sebisanya sambil tunduk, gak lihat ke arah dia.. poci itu lenyap dan saya lgsg msk kamar mandi..

alhmdllh cuma gitu doang..

Nanti, saya sambung lagi dengan kejadian di malam ke 5, karena ada pasien baru dengan penyakit yg aneh, sekarang saya mau minum obat dulu.
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Setannya Gak Ganggu Kok

Ceritanya beberapa bulan lalu, kebetulan dapet kerjaan nguli di sebuah kota kecil di jatim yg berbatasan dengan jateng
Tempat saya nguli ni sebuah jalan yg terletak pas diperbatasan 2 kabupaten di jatim. Di jalan ntu masih jarang rumah2. Jarak antar rumah bisa 100 meteran. Kiri kanan cuma tebing, pepohonan and jurang. Ada sih perkampungan, tapi sekitar 2 Km dari lokasi

Waktu saya dateng berdua teman (Sebut aja namanya Pak Barus) dah agak telat, proyek dah mulai beberapa hari sebelumnya jadi mau gak mau kita dah mesti lgsg kerja
Agak bingung juga kami karena belum punya tempat buat tinggal nanti malam. Para pekerja rata2 pekerja lokal yg langsung pulang ke rumah. Mo nyari kost2an jelas nda sempat

Akhirnya kami ditawari untuk sementara tinggal di kantor proyek sambil nti nyari2 kost. Kantor ntu sebuah rumah yg dah lama ndak ditempati sama pemiliknya dan baru direnovasi, disewa proyek untuk sementara sebagai kantor. Rumahnya lumayan, ada 1 kamar tidur, ruang tamu dan disebelah ada lorong merangkap dapur yg menuju ke kamar mandi
Melihat kondisi sekitar saya dah berpikir kalo malem pasti sepi banget neh lokasi. Biarpun di depan ada warung, tapi lepas maghrib ntu warung dah tutup

Cerita punya cerita, selesai jam kerja saya dan pak Barus nongkrong di warung ntu. Ngopi sambil nanya2 tentang rumah dan keadaan lokasi ^o^ sebab Pak Barus ne terus terang paling "anti" sama tempat2 yg agak sepi. Tapi pemilik warung meyakinkan kami bahwa gak pernah belajar pelet ada apa2 ataupun kejadian2 aneh di rumah (yg dijadikan kantor) dan lokasi ini. Kami pun tenang, nongkrong sampai warung tutup, pulang ke rumah, ngobrol sebentar, bikin kegiatan sama hape masing2 trus tidur. Lokasi bener2 sepi, cuma ada suara serangga2 malem and suara 1-2 kendaraan yg kadang lewat
Sekitar jam setengah empat pagi saya kebangun karena merasa ditampar. Dan Pak Barus ada di samping saya. Dy tanya saya mimpi apa? sampe teriak2 and dibangunin gak bangun2 (sampe akhire ditampar...duh)

Saya inget2 lagi mimpi saya, saya cerita ke Pak Barus kalo dalam mimpi ntu saya ada di ruang tamu. Trus saya lihat ada perempuan masuk. Pakai gaun panjang putih (ciri khas banget) masuk ke lorong dapur arah ke kamar mandi trus dy berdiri aja di pojokan. Masih dalam mimpi, saya samperin tu perempuan. Lumayan cantik meskipun gak cantik banget, rambut sepundak. Saya tanya mau apa disini?

Dia gak jawab. Tau2 tu perempuan berubah, mukanya jadi ancur bgt (merinding lg) penuh luka yg udah lama (tapi gada darah2)
Ntah kenapa saya jadi marah dan mengusir perempuan ntu suruh keluar (padahal biasanya pasti takut ) mgkn saat ntu lah saya dibangunin Pak Barus
Sejak ntu pandangan kami kerumah yg kami tempati ni berubah. Tapi mau gimana lagi, kami belum bisa nyari tempat tinggal lain

Malam kedua
Rumah/kantor yg kami tinggali sudah terasa gak senyaman sebelumnya ^o^ tapi kami tetap berusaha buat ndak memikirkan hal2 aneh
Ini cerita Pak Barus. Sekitar jam 3 lewat dia kebangun (dy mang biasa bangun pagi2). Karena gak bisa tidur lagi, dy ke ruang tamu and kutak kutik laptopnya. Ntah ngerjain laporan ntah maen game
Tau2 dari sudut matanya dia liat sekelebat bayangan putih lewat. Kaget dan takut, dy diam sebentar. Dia noleh and saat itulah dia liat dengan jelas, sosok perempuan, bergaun putih, rambut sepundak berjalan (lebih tepatnya melayang) melintasi pintu yg menghubungkan ruang tamu dan lorong dapur. Persis deskripsi mimpi saya

Tanpa shutdown, dia tutup laptopnya dan meringkuk lagi di samping saya
Paginya dia cerita kejadian semalam ke saya. Waktu istirahat, kamipun menceritakan ke pemilik warung dan "agak memaksa" bercerita yg sejujurnya
Beberapa tahun yg lalu sempat ada kejadian sesosok mayat wanita tak dikenal di temukan di bawah jembatan gak jauh dari lokasi rumah. Dan sejak saat ntu banyak warga sekitar sering melihat sosok wanita, dari arah jembatan menyeberangi jalan dan masuk menembus ke dalam rumah/kantor yg kami tempati sekarang. Dan kejadiannya selalu sekitar jam 3 - jam 4 pagi
"Tapi dia ndak ngganggu kok" lanjutnya

.....Syeeet dah.....ndak ngganggu......
Sore ntu juga kami putuskan buat nyari kost2an. Dengan menyewa sepeda motor tukang ojek yg biasa mangkal didepan warung, akhire kami dapet tempat kost di kota kecamatan, 12 Km dari lokasi nda papa, yg penting bisa tidur tenang
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Malam ke 5 Di Rumah Sakit

Menjelang pagi di hari ke 4, nampak pasien sebelah mulai bebenah mau pulang karena kondisi sakitnya sudah mulai membaik, setelah mendapat acc dokter dan menyelesaikan administrasi, merekapun meninggalkan ruangan.
Tidak lama, sekitar 3jam-an, kira2 jam 5 sore datang lg pasien baru.

Waktu itu posisi gorden sudah sy tutup dan cuma terdengar saja suara-suara erangan dari pasien baru serta beberapa orang lainya, mungkin orang tua atau saudaranya.
Dari percakapan mereka dengan dokter yang ikut dari ruang IGD, pasien itu kondisinya "perut membuncit" seperti ibu-ibu yg sedang hamil 8bln, padahal dia laki-laki, dia seperti itu sudah 1 minggu, penyebab yang dijelaskan ibu pasien karena sebelum sakit sang pasien makan makanan asem dan pedas, terus sakit perut dan di urut, akhirnya bengkak seperti hamil.

Sekilas mendengarnya, sy pingin ketawa, aneh, sungguh gak masuk akal.
Dokter yg tadi terdengar berucap; "ya sudah, besok pagi kita akan lakukan cek-up", ya seperti USG, cek darah dan lain-lain. "Usahakan pasien untuk malam ini sampai menjelang pemeriksaan untuk berpuasa".
begitu kurang lebihnya yg sy dengar.

Malam harinya, sang ibu pasien sebelah dan penunggu lain masih ngobrol, tak henti-hentinya menceritakan keadaan anaknya itu, sang anak sih hanya terdengar mengeluh sakit dan gak berhenti mengaduh.
Terdengar begini : "pak", kata sang ibu .., gimana kalo misal besok setelah diperiksa dan diobati di rmh sakit ini si otong (nama samaran) tidak sembuh, kita bawa saja sama "orang pintar" yg dikatakan adikmu"..

Sang ayah hanya menggumam: "sudahlah bu, berdoa saja, kita usahakan jalan terbaik untuk anak kita".
Terdengar satu suara lg (kmungkinan paman si pasien) : " iya mas, besok aku mau ke rumah si "mbah", orang yg penyakit kaya bgini. sll sembuh setelah berobat dari sana".
Kurang lebihnya begitu percakapan di malam ke 4 itu yg sy rangkum.
Sy makin penasaran, sakit apakah pasien sebelah dan penasaran ingin melihatnya.
Pagi menjelang, suster, OB dan teman-temanya mulai beraktifitas, gorden2 dibuka dan ruangan dibersihkan, sehingga sy bisa melihat langsung kondisi nya. Betul saja, dia meringis sambil menekan perutnya yg bulat seperti bola, swiiiirrr... sesaat sy memandangnya tiba-tiba bulu kuduk saya merinding dan nafas saya tersenggal.... mmmmh, gak salah, jangan-jangan ini bukan sakit biasa.. semoga saja.

Sy cepat-cepat berpaling dan pura-pura mengerjakan hal lain.
skip..
Setelah pemeriksan dilakukan dan hasil lab diberitahukan dokter sore itu, menjelang magrib. Orang tua dan sy yg mendengar sangat terkejut sekali, hasil USG tidak menemukan apapun di dalam perutnya, darah normal, serta hasil pemeriksaan lain pun normal. beuuuh..
Tapi yg namanya medis, pasti harus mengeluarkan diagnosa karena memang secara fisik pasien terlihat menderita, sy dengar sih sang dokter menyatakan "Hepatitis", karena hatinya membengkak dan harus menjalankan operasi pengambilan "benda, cairan atau apapun yg ada di dalam perutnya". besok..

Waduh, malam ke 5 itu menjadi malam galau bagi sang pasien, sang ibu, bapaknya dan galau juga buat saya. Saya galau .. karena belajar ilmu pelet sendiri malam itu setelah mereka tidur semua, menjelang dini hari saya bangun sendiri.. mendengar suara aneh, semacam erangan-erangan srigala..
Sy sangka itu suara dengkuran bapaknya.. tp sangat jelas sekali .. membuat sy gemetar dan semua bulu merinding..

sy pun tidak berani menyingkap gorden untuk sekedar mencari tahu, dan sudah sepantasnya sy tidak perlu tahu.. urusan mereka..
Suara erangan itu tidak begitu keras, halus .. dan terdengar juga seperti suara cakaran di atas kasur tempat pasien sebelah berbaring..
skip aja deh, karena rasa takut n merinding pada saat itu pol abis..
Saya sempet berfikir juga, apa itu suara erangan dari mulut pasien, dan garukan jari tangan pasien, seolah keraksukan roh lain..

atau memang ada mahkluk lain yg duduk disamping pasien..?
entahlah ..
Ke esokan harinya, keluarga pasien sebelah menandatangani surat pernyataan pulang paksa, karena mereka positif untuk berobat "alternatif" saja.
Selain biaya operasi yg mahal juga melihat kondisi pasien yg sakitnya tidak wajar..
Maaf saya tidak menceritakan kondisi atau cerita-cerita lain yg didapat dari sang ibu, karena ini menyangkut masalah pribadi mereka.

Intinya sih, ada sesuatu masalah yang didapat dari hasil kurang baik, entah dari bapak si pasien atau si pasien itu sendiri.
Tindakan buruk kita kepada orang lain yang membuat orang sakit hati memang tidak sepantasnya kita lakukan,
meminta maaf dan memberi maaf adalah tindakan bijak yang seharusnya kita lakukan.
Agar semua tindakan buruk yg sengaja atau tidak sengaja kita tanam, tidak menghasilkan buah yg buruk juga dikemudian hari.
wslm,
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Sabtu, 12 Desember 2015

Humor Sufi : Kisah Abu Nawas,Abu Nawas Berubah Jadi Garang

Siang itu, Abu Nawas pulang ke rumah. Tetapi, tatkala tiba di depan rumah, dia benar-benar terperanjak kaget. Dia menjumpai rumahnya berantakan dan nyaris tidak berdiri seperti bangunan rumah. Karena itu, dia hanya tertunduk lemas ketika istrinya menyambut dan bercerita, “Tadi pagi pasukan dari kerajaan membongkar paksa rumah kita. Pasukan kerajaan membawa titah Baginda Raja yang katanya semalam bermimpi bahwa di rumah kita terpedam emas dan permata yang tidak ternilai harganya. Karena itu, para pengawal kerajaan menggali tanah rumah kita.”

“Anehnya, ketika pasukan kerajaan itu menggali dan menggali terus…., tetapi tak menemukan apa pun yang dicari, tidak terucap kata maaf, dan juga rasa bersalah. Apalagi, mau mengganti rugi,” lanjut istri Abu Nawas dengan isak tangis.
Humor Sufi : Kisah Abu Nawas,Abu Nawas Berubah Jadi Garang
Abu Nawas langsung terbakar amarah. Mukanya merah, badannya panas-dingin. Dia kemudian memutar otak. Dalam amarah itu, ia berpikir keras bagaimana agar bisa membalas tindakan brutal sang baginda. Tetapi, cara menggunakan ilmu pelet belum juga ditemukan cara yang jitu untuk membalas dendam. Abu Nawas hanya bisa berpangku tangan, dan makanan yang disuguhkan oleh istrinya pun tidak dia sentuh. Dia sungguh tidak berselera lagi untuk makan, karena ia hanya diliputi dendam.

Malam pun tiba, tetapi Abu Nawas belum beranjak dari kursi. Ia masih terpekur di kursi dengan muka penuh murka. Hingga esok hari tiba, dan Abu Nawas melihat ada sekumpulan lalat yang menghinggapi makanan yang sudah basi tersebut. Beberapa saat kemudian, ia tiba-tiba tertawa riang. Girang bukan kepalang.

“Wahai Istriku, tolong ambilkan sebuah kain penutup untuk makananku ini dan juga sebatang besi,” pinta Abu Nawas dengan senyum tersungging.

“Untuk apa, wahai suamiku?”

“Aku sudah punya ide untuk membalas ulah baginda,” ucap Abu Nawas pendek.

Setelah itu, Abu Nawas segera berdiri dan secepat kilat pergi ke istana. Setiba di istana, Abu Nawas langsung membungkuk dan memberi hormat buat baginda Raja. “Ampun, tuanku. Hamba menghadap untuk mengadukan perlakuan tamu-tamu hamba yang datang tidak diundang. Mereka itu memasuki rumah hamba tanpa ijin dari hamba dan berani pula memakan memakan hamba dengan sewenang-wenang.”

“Siapakah tamu-tamu itu, wahai Abu Nawas?”

“Lalat-lalat ini, tuanku raja,” kata Abu Nawas, seraya membuka kain penutup makanan yang dia bawa dari rumah itu dengan susah payah. “Kepada siapa lagi kalau bukan kepada baginda, hamba ini harus meminta keadilan?”

“Lalu, keadilan seperti apakah yang engkau inginkan?”

“Hamba hanya menginginkan ijin tertulis dari baginda agar dapat menghukum lalat-lalat ini, Tuanku!”

Baginda raja pun tak bisa mengelak. Dengan terpaksa, baginda menandatangani kertas yang memberi wewenang kepada Abu Nawas untuk menghukum lalat-lalat itu di mana pun lalat-lalat tersebut hinggap. Dan setelah ijin diberikan, Abu Nawas mulai mengusir lalat-lalat yang hinggap di piring makanan yang dia bawa dari rumah hingga lalat-lalat itu pun terbang dan hinggap di kaca, vas bunga serta tempat-tempat lain di dalam istana. Dengan tongkat besi yang dibawa dari rumah pula, Abu Nawas beraksi. Dia mengejar lalat-lalat, di mana pun hinggap dan dengan garang dan murka memukuli lalat-lalat itu dengan pukulan yang keras.

Seperti kesetanan, Abu Nawas pun memukul benda-benda yang dihinggapi lalat-lalat tersebut. Jadi, hampir semua benda yang ada di istana berantakan dan banyak yang hancur akibat ulah Abu Nawas yang mengamuk sejadi-jadinya. Para menteri dan baginda raja hanya terbengong-bengong saat melihat kejadian tersebut.

Tapi, mereka semua tidak bisa melarang Abu Nawas karena apa yang dilakukan oleh Abu Nawas telah mendapat ijin dari sang Baginda. Karena itu, baginda raja hanya bisa menyadari akan kekeliruan yang telah diperbuatnya atas “titah” yang dikeluarkan untuk menggali tanah rumah Abu Nawas. Apalagi baginda raja tidak memberikan ganti rugi dan meminta maaf setelah tak ditemukan emas dan permata di rumah Abu Nawas.

Akhirnya, baginda raja hanya bisa mengelus dada. Baginda kini sadar bahwa dia tidak dapat berbuat sesuka hati, apalagi sampai berbuat ceroboh terhadap Abu Nawas. Sebab Abu Nawas memiliki banyak akal yang bisa dia gunakan untuk membalas dendam tanpa sedikit pun bisa dikenai hukuman.

Setelah merasa puas, Abu Nawas lantas pulang. Dia pergi tanpa meminta maaf, tanpa terkena hukuman. Abu Nawas pulang begitu saja dengan meninggalkan senyum yang lucu, penuh kemenangan dan juga kepuasan. Dalam hati, sepanjang perjalanan pulang itu, Abu Nawas tersenyum sendiri. Dengan dada membusung, dia berjalan cepat karena ingin sampai di rumah. Dia ingin segera bertemu dengan istrinya dan bercerita atas kemenangan yang telah didapat di istana! 

Sumber : majalah hidayah edisi 67 februari 2007
(n. mursidi/disadur dari Abu Nawas, Cuplikan Kisah 1001 Malam, Abu Khalid Ma, Penerbit Amelia Surabaya, 2003)
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya