Selasa, 21 April 2015

Cerita Hantu - Kawasan Perumahan Misteri...~

Cerita Hantu pocong Kawasan Perumahan Misteri

Assalammualaikum Cerita Hantu - Kawasan Perumahan Misteri - Saya pendengar dari Johor. Saya ingin berkongsi cerita dan perkara ini berlaku pada diri saya dan suami. Kami bercadang ingin membeli rumah lelong. Cari punya cari akhirnya jumpalah rumah pangsa, harga unit rumah di sana sangat murah, Ilmu Pelet Birahi cuma RM7000, mempunyai tiga bilik tidur dan dua bilik air. Tanpa berfikir panjang kami terus telefon ejen perumahan, siap daftar sekali, cuma duit cengkeram belum dilangsaikan. Saya sangat suka, niat di hati saya nak sewakan. Semalam saya ajak suami pergi lihat rumah yang ingin dibeli. Kata suami, "Kita mana ada kunci rumah, yang???" Saya jawab, "Alah kita tengok dari luar aje, apa salahnya???" Suami pun turutlah apa kata saya.

Kami sampai di rumah pangsa itu pada waktu Maghrib. Saya lihat kawasan rumah itu dari bawah, saya nampak cuma satu unit rumah saja yang bernyala lampunya. Saya pun cakap dengan suami, "Abang tingkat empat kenapa ada satu rumah saja orang tinggal, deretan yang lain kosong aje???" Suami saya menjawab, "Alah mereka belum balik kerja, lagipun kita beli untuk disewakan, awak kan takut tempat tinggi... Jom lah kita naik atas..." Saya pun ikutlah suami naik ke atas... Ini kali pertama yang saya alami sendiri. Sampai saja tingkat empat, semua gelap gelita, dah macam kawasan perumahan yang dah ditinggalkan lama. Pintu dan tingkap pun banyak yang dah terkopak. Seluruh badan saya dah rasa seram. Rumah yang saya tengok dari bawah tadi terang-benderang siap dipasang langsir berwarna ungu, kini jadi gelap, pintunya juga terkopak. Saya dah rasa lain, terus turun tangga. Suami panggil saya, "Sinilah turun... Awak sini kita patah balik..."

Tanpa disengajakan, saya tertengking suami, "Diamlah... Turun sini saja dahlah!!!" Suami terus ikut saya. Sepanjang turun tangga hingga ke bawah, kami berdua tak berkata sepatah perkataan pun. Sampai di tempat meletak kereta, kami masuk dalam kereta dan saling berpandangan dan tengok lagi ke tingkat atas. Tadi sebelum naik ke atas, unit rumah yang terang-benderang siap saya ingat lagi dengan langsir berwarna ungu. Bila naik atas jadi gelap-gelita, pintu di deretan tingkat itu semua dah terkopak tapi bila dah sampai di bawah semula, kami berdua lihat ke atas dan nampak unit rumah itu terang-benderang. Tanpa berfikir panjang, saya dan suami terus pulang ke rumah. Sempat suami berkata, "Kita bermimpi ke???" Saya diam seribu bahasa. Jantung dah laju, tak boleh berkata apa2...
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.