Rabu, 17 Desember 2014

Cerita Misteri : Korban Santet dari Mantan Kekasih

Cerita Misteri : Korban Santet dari Mantan Kekasih
Sumber / Penulis : (WP)
Jadi ceritanya ini tentang tetangganya temanku. Kejadiannya kalau ga salah pas lebaran Idul Adha tahun lalu. Tetangganya ini cewek anggep aja namanya Rina, sekitar umur 27 tahunan. Rumahnya di Surabaya, tapi dia bekerja di salah satu bank di Semarang.

Pada liburan Idul Adha tahun lalu dia pulang ke rumahnya di Surabaya, dia ngambil cuti selama seminggu. Selama di Surabaya, dia keliatan bahagia - bahagia saja . Waktu itu hari Sabtu malam, Rina dan teman-teman lagi nongkrong di kompleks sambil bakar- bakar jagung. Kondisi Rina sangat baik pada malam itu.

Tapi esoknya hari Minggu pagi sekitar jam 8an, seharusnya hari itu Rina balik ke Semarang, tapi tiba-tiba dia terserang sakit ilmu pelet wanita aneh, hingga tidak bisa bangun dari tempat tidur. Tentu saja semua orang kaget, sebab malemnya Rina baik - baik saja, ikutan bakar jagung segala.

Rina terserang sakit perut, perut Rina membuncit dengan sangat cepat, menit demi menit secara tidak wajar, sampai  melebihi besarnya perut orang hamil tua. Saat itu Rina berbaring sambil menjerit kesakitan, tapi tidak ada yang bisa dilakukan. Dokter pribadi sudah didatangkan ke rumah tetapi tidak dapat didiagnosis ada penyakit apa di dalam perut Rina. Dokter itupun kebingungan.

Kakak lelaki Rina sampe marah dan berteriak-teriak ke dokternya “Lo kalau kerja yang bener Dok! lo bilang ga ada apa-apa tapi itu lo liat sendiri perutnya makin lama makin besar.. TOLONGIN ADEK GW!!!” sambil menunjuk adeknya di depan dokter itu. Tidak lama kemudian, hanya selang satu sampai dua jam dari pertama kali Rina mengeluhkan sakitnya, Rina pun meninggal.

Beberapa hari kemudian, orangtua Rina pergi ke Semarang untuk mengambil barang-barang Rina. Begitu mereka tiba di kantor Rina, mereka disambut oleh teman-teman kantor Rina yang turut berduka cita. Teman-temannya mengatakan bahwa tidak menyangka kalau Rina sakit padahal sehari sebelumnya Rina masih sempet nelpon dan bilang akan kembali ke Semarang.

Kemudian salah satu security yang berjaga di kantor tersebut, yang kebetulan juga mengerti tentang hal gaib mendekati orang tua Rina dan mengatakan bahwa Rina sebenarnya dibunuh. Dia disantet oleh mantan pacarnya yang masih tidak terima kalau dia diputusin oleh Rina. Dia masih tidak terima kalau Rina sekarang sudah punya pacar baru. Dia masih sangat mencintai Rina sehingga tidak ikhlas kalau Rina dimiliki orang lain, itu sebabnya dia menyantet Rina sampe meninggal. Teman-temannya Rina pun mengiyakan karena mereka tau bahwa mantan pacarnya itu sering menteror Rina.

Kemudian security itu menawarkan sesuatu, “Kalo bapak dan ibu bersedia, saya bisa memanggil arwahnya Rina, disitu nanti kita akan tau apakah Rina ingin kita membalaskan kematiannya atau tidak. Bagaimana?”. Orangtua Rina pun setuju. Akhirnya disepakatin bahwa malam itu mereka akan bertemu.

Malamnya mereka semua berkumpul, orangtua Rina, security itu, serta teman-teman Rina yang penasaran ingin tau. Security itu bilang lagi, “Pak, bu, teman-teman semuanya, nanti kalau Rina sudah muncul, jangan kaget ya, dan jangan takut. Kalau nanti Rina muncul menggunakan pita merah di lehernya, berarti dia ikhlas akan kematiannya, dan ingin kita juga mengikhlaskannya. Tapi kalau misalnya nanti Rina muncul tidak pake pita merah, berarti dia belum ikhlas dan ingin kita membalaskan kematiannya yang tidak wajar ini”.

Ritual pun dimulai. Dan benar saja, tak lama kemudian Rina muncul. Daaann, di lehernya ada pita merah. Dia hanya tersenyum, mengangguk sekali pada kedua orangtuanya, kemudian menghilang. Pecahlah kembali tangisan kedua ortunya. Kata security itu lagi, “Pak, bu, sabar yaa, tawakal. Tadi bapak dan ibu sudah lihat sendiri, Rina pake pita merah. Rina ingin kita mengikhlaskan dia. Dia tidak ingin kita membalas dendam atau apapun itu namanya. Biar Tuhan nanti yang membalas bu, segala sesuatu yang jahat di dunia ini tidak akan kekal”.
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.